Lupakan tekanan, Murray jaga kans juara Wimbledon
Selasa, 25 Juni 2013 - 09:12 WIB
Lupakan tekanan, Murray jaga kans juara Wimbledon
A
A
A
Sindonews.com - Petenis unggulan kedua tunggal putra, Andy Murray, membuka kans untuk menjadi pemain Inggris Raya pertama yang memenangkan Wimbledon sejak 1936, dengan kemenangan gemilang 6-4, 6-3, 6-2 atas Benjamin Becker di laga babak pertama, Senin (24/6) waktu setempat.
Setelah menjadi finalis Wimbledon tahun lalu, Murray meraih kesuksesan dengan menyabet emas Olimpiade London 2012 dan menyabet gelar AS Terbuka. Sehingga, dia mendapatkan tekanan yang lebih dahsyat di penyelenggaraan Wimbledon kali ini. "Saya meletakkan banyak tekanan pada diri saya sendiri. Saya berharap banyak dari diriku," tandas Murray, di laman ATP.
"Itu adalah hal-hal yang ada di dalam pikiranku, apa yang saya rasakan ketika saya di lapangan," ujar petenis terbaik Inggris Raya itu. "Saya pikir saya telah melakukan tugas saya dengan bagus, menempatkan hal-hal lain ke belakang kepala saya, dan hanya berkonsentrasi pada yang terjadi di luar sana."
Sebelum menginjakkan kaki di Wimbledon, Murray memiliki modal yang sangat bagus, yakni berhasil menjuarai turnamen pemanasan menjelang Wimbledon, Kejuaraan Aegon di Queens Club, London. Petenis berusia 26 tahun itu mempunyai rekor menang-kalah 28-5 sejauh musim ini. Dia juga sukses mengangkat trofi di Miami Terbuka dan Brisbane Internasional.
Sekarang, Murray akan berhadapan dengan perempat finalis 2010 asal Taiwan, Lu Yen-Hsun, yang menyingkirkan petenis wild card Inggris Raya, James Ward.
Setelah menjadi finalis Wimbledon tahun lalu, Murray meraih kesuksesan dengan menyabet emas Olimpiade London 2012 dan menyabet gelar AS Terbuka. Sehingga, dia mendapatkan tekanan yang lebih dahsyat di penyelenggaraan Wimbledon kali ini. "Saya meletakkan banyak tekanan pada diri saya sendiri. Saya berharap banyak dari diriku," tandas Murray, di laman ATP.
"Itu adalah hal-hal yang ada di dalam pikiranku, apa yang saya rasakan ketika saya di lapangan," ujar petenis terbaik Inggris Raya itu. "Saya pikir saya telah melakukan tugas saya dengan bagus, menempatkan hal-hal lain ke belakang kepala saya, dan hanya berkonsentrasi pada yang terjadi di luar sana."
Sebelum menginjakkan kaki di Wimbledon, Murray memiliki modal yang sangat bagus, yakni berhasil menjuarai turnamen pemanasan menjelang Wimbledon, Kejuaraan Aegon di Queens Club, London. Petenis berusia 26 tahun itu mempunyai rekor menang-kalah 28-5 sejauh musim ini. Dia juga sukses mengangkat trofi di Miami Terbuka dan Brisbane Internasional.
Sekarang, Murray akan berhadapan dengan perempat finalis 2010 asal Taiwan, Lu Yen-Hsun, yang menyingkirkan petenis wild card Inggris Raya, James Ward.
(nug)