Warwick: FIA, Ecclestone, dan Pirreli harus bertanggung jawab

Selasa, 02 Juli 2013 - 16:48 WIB
Warwick: FIA, Ecclestone,...
Warwick: FIA, Ecclestone, dan Pirreli harus bertanggung jawab
A A A
Sindonews.com - Presiden Balap Inggris, Derek Warwick menuding Federasi Otomotif Internasional (FIA), Bernie Ecclestone, dan Pirreli sebagai penyebab kekacauan balapan yang terjadi di Sirkuit Silverstone, Minggu (30/6) lalu. Pasalnya, tanpa melakukan komunikasi dengan seluruh tim, mereka langsung memutuskan untuk mengubah ban baru pada balapan F1 tersebut.

"Bagi saya, Ecclestone, FIA dan Pirelli menjadi penyebab masalah ini terjadi. Sekarang mereka harus menangani masalah ini dengan serius, karena mereka mengambil keputusan sepihak tanpa berkompromi dengan tim. Sehingga masalah ini harus dirasakan langsung oleh mereka untuk menempatkan ban pada mobil F1 musim ini," ujarnya dilansir Planetf1, Selasa (2/7/2013).

"Ecclestone bertanggung jawab atas F1, sama seperti FIA. Mereka memilih Pirelli sebagai pemasok ban F1 dan Pirelli tidak mengambil kesempatan itu dengan baik. Jadi mereka harus bertanggung jawab dan memastikan bahwa olahraga balapan akan tetap dalam situasi aman baik pembalap maupun penonton yang menyaksikan balapan ini ke depannya," tambahnya.

Selama balapan akhir pekan kemarin, sejumlah insiden dirasakan empat pembalap terutama mengenai masalah ban yang mengalami degradasi yang besar. Bagian ban kiri belakang Lewis Hamilton, Felipe Massa, Jean-Eric Vergne dan Sergio Perez meledak saat menjalani balapan di sirkuit Silverstone. Hal ini membuat tim yang menaungi mereka melakukan protes keras dan menuntut agar segera dikeluarkannya ban baru.

Kendati begitu, mantan pembalap F1 tersebut menepis kabar yang menyebutkan jika dirinya adalah salah satu orang yang patut disalahkan. Karena ia dinilai gagal untuk mengantisipasi masalah ini sebelumnya.

Menurut Warwick, lintasan Silverstone sudah masuk dalam standar FIA. Bahkan sebelum balapan berlangsung, mereka sudah memeriksa kondisi lintasan dengan seksama. Sehingga ia menolak jika dirinya dijadikan biang keladi dalam insiden ini.

"Kami sudah menjalankan balapan sejak tahun 2009 lalu dan telah melakukan balapan dengan ribuan mobil di sini. Bahkan tidak ada pernah masalah seperti ini terjadi. Kami juga sebelumnya sudah meminta FIA untuk memeriksa kondisi lintasan Silverstone. Dan itu sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan," tutupnya.
(nug)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
2 jam yang lalu
Kontroversi Kartu Merah...
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 Seret Nama Lionel Messi
4 jam yang lalu
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
4 jam yang lalu
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
8 jam yang lalu
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved