Dihina seperti babi, striker Sporting Charleroi tuntut komentator TV
Jum'at, 23 Agustus 2013 - 16:38 WIB
Dihina seperti babi, striker Sporting Charleroi tuntut komentator TV
A
A
A
Sindonews.com - Striker klub Sporting Charleroi, Harlem Gnohere, telah menuntut seorang komentator televisi Belgia, usai sang narator sudah menghina dirinya.
Hinaan itu dilontarkan oleh seorang komentator bernama Stephane Pauwels dari Channel Belgacom. Pauwels menilai tubuh Harlem Gnohere terlalu gemuk bagikan seekor babi, yang kemudian dilanjutkan dengan kalimat "Bobot tubuh dia kelebihan berat sebanyak 15 kilogram, dan itu menandakan kalau fungsi dia itu tidak ada gunanya,"
Komentar melecehkan itu dilontarkannya saat ia tengah menganalisa kekalahan 2-1 yang diderita oleh Charleroi, setelah mereka tunduk atas KV Kortrijk, pada sebuah laga di Kompetisi Jupiler Pro League, yang telah berlangsung pada akhir pekan kemarin.
Mengetahui dirinya dihina, pemain asal Prancis itu marah dan ia langsung menuntut sang komentator ke jalur hukum. Ia pun meminta kepada Stephane Pauwel untuk meminta maaf di depan masyarakat Belgia.
Namun selain itu, pemain depan yang juga memiliki julukan sebagai " Si Bison " ini, telah bersedia untuk menarik tuntutannya itu, jika Stephane Pauwels, bersedia untuk menyumbangkan sejumlah uang untuk sebuah program amal.
Agar bisa menjernihkan keadaan, Pauwel pun segera melangsungkan permohonan maafnya, yang ia buat secara hambar, di akun Twitternya.
"Walaupun sering terdengar kejam, namun itulah yang namanya sepakbola, Oke, jika saya bisa meralat, mungkin lebih baik jika saya mengucapkan, kalau bobotnya hanya berlebih beberapa kilo, jadinya saya meminta maaf kepada Bison," kicaunya.
Dengan adanya permohonan itu, maka bisa dianggap selesai semua insiden ini, walau belum diketahui juga apakah Pauwel jadi menyumbangkan uang, seperti apa yang diminta oleh Si Bison.
Hinaan itu dilontarkan oleh seorang komentator bernama Stephane Pauwels dari Channel Belgacom. Pauwels menilai tubuh Harlem Gnohere terlalu gemuk bagikan seekor babi, yang kemudian dilanjutkan dengan kalimat "Bobot tubuh dia kelebihan berat sebanyak 15 kilogram, dan itu menandakan kalau fungsi dia itu tidak ada gunanya,"
Komentar melecehkan itu dilontarkannya saat ia tengah menganalisa kekalahan 2-1 yang diderita oleh Charleroi, setelah mereka tunduk atas KV Kortrijk, pada sebuah laga di Kompetisi Jupiler Pro League, yang telah berlangsung pada akhir pekan kemarin.
Mengetahui dirinya dihina, pemain asal Prancis itu marah dan ia langsung menuntut sang komentator ke jalur hukum. Ia pun meminta kepada Stephane Pauwel untuk meminta maaf di depan masyarakat Belgia.
Namun selain itu, pemain depan yang juga memiliki julukan sebagai " Si Bison " ini, telah bersedia untuk menarik tuntutannya itu, jika Stephane Pauwels, bersedia untuk menyumbangkan sejumlah uang untuk sebuah program amal.
Agar bisa menjernihkan keadaan, Pauwel pun segera melangsungkan permohonan maafnya, yang ia buat secara hambar, di akun Twitternya.
"Walaupun sering terdengar kejam, namun itulah yang namanya sepakbola, Oke, jika saya bisa meralat, mungkin lebih baik jika saya mengucapkan, kalau bobotnya hanya berlebih beberapa kilo, jadinya saya meminta maaf kepada Bison," kicaunya.
Dengan adanya permohonan itu, maka bisa dianggap selesai semua insiden ini, walau belum diketahui juga apakah Pauwel jadi menyumbangkan uang, seperti apa yang diminta oleh Si Bison.
(dka)