Toro klaim sukses kembangkan pembalap muda
Rabu, 04 September 2013 - 16:01 WIB
Toro klaim sukses kembangkan pembalap muda
A
A
A
Sindonews.com - Tim Principal Toro Rosso, Franz Tost mengaku meski kesal gagal mempertahankan Daniel Ricciardo di tahun depan. Namun ia senang dengan keberadaan salah satu pembalap andalannya di tim Red Bull tahun depan.
Menurutnya, Ricciardo sudah beradaptasi mengendarai jet darat RB9 milik Red Bull selama menjalani beberapa kali pengujian. Jadi tidak ada alasan baginya untuk tidak kompetitif tahun depan.
"Ricciardo sudah mengetahui performa mobil tim barunya itu, setelah melakukan pengujian beberapa kali. Saya yakin dia akan merasa kerasan berada di Red Bull tahun depan, bahkan tim tersebut tidak perlu mengubah bendera Australia di samping mobilnya," terang Tost dilansir ESPNF1, Rabu (4/9/2013).
Lebih lanjut, Tost menegaskan bahwa tim telah berhasil menciptakan pembalap muda berbakat sejak pemilik Red Bull Dietrich Mateschitz mengakuisisi Toro Rosso. Pasalnya, sejak kedatangan Mateschitz, ia sudah tahu tujuan yang akan dilakukannya yakni mengembangkan pembalap muda berbakat.
Hasilnya cukup memuaskan ketika tim yang sukses merebut juara F1 sebanyak tiga kali, tentukan pilihannya kepada pembalap muda mereka ketimbang yang lebih berpengalaman. "Ketika Dietrich Mateschitz mengakuisisi tim Toro Rosso, tujuan nyata sudah terlihat bahwa mereka ingin mengembangkan pelatihan terhadap pembalap muda, dengan tujuan akhirnya lulus dan hijrah ke tim senior. Kepergian Ricciardo sudah sangat jelas Toro Rosso sukses memberikan pendidikan balap yang baik kepada pembalapnya," tambahnya.
"Selamat kepada Ricciardo, meskipun kami berharap ia bisa bertahan di sini. Karena dia adalah pembalap berbakat yang telah melakukan pekerjaan yang besar bersama Scuderia Toro Rosso. Pada saat yang sama, kami sangat senang melihat dia membuat langkah ini, yang berarti ia akan mengikuti jejak Sebastian Vettel selanjutnya," pungkasnya.
Menurutnya, Ricciardo sudah beradaptasi mengendarai jet darat RB9 milik Red Bull selama menjalani beberapa kali pengujian. Jadi tidak ada alasan baginya untuk tidak kompetitif tahun depan.
"Ricciardo sudah mengetahui performa mobil tim barunya itu, setelah melakukan pengujian beberapa kali. Saya yakin dia akan merasa kerasan berada di Red Bull tahun depan, bahkan tim tersebut tidak perlu mengubah bendera Australia di samping mobilnya," terang Tost dilansir ESPNF1, Rabu (4/9/2013).
Lebih lanjut, Tost menegaskan bahwa tim telah berhasil menciptakan pembalap muda berbakat sejak pemilik Red Bull Dietrich Mateschitz mengakuisisi Toro Rosso. Pasalnya, sejak kedatangan Mateschitz, ia sudah tahu tujuan yang akan dilakukannya yakni mengembangkan pembalap muda berbakat.
Hasilnya cukup memuaskan ketika tim yang sukses merebut juara F1 sebanyak tiga kali, tentukan pilihannya kepada pembalap muda mereka ketimbang yang lebih berpengalaman. "Ketika Dietrich Mateschitz mengakuisisi tim Toro Rosso, tujuan nyata sudah terlihat bahwa mereka ingin mengembangkan pelatihan terhadap pembalap muda, dengan tujuan akhirnya lulus dan hijrah ke tim senior. Kepergian Ricciardo sudah sangat jelas Toro Rosso sukses memberikan pendidikan balap yang baik kepada pembalapnya," tambahnya.
"Selamat kepada Ricciardo, meskipun kami berharap ia bisa bertahan di sini. Karena dia adalah pembalap berbakat yang telah melakukan pekerjaan yang besar bersama Scuderia Toro Rosso. Pada saat yang sama, kami sangat senang melihat dia membuat langkah ini, yang berarti ia akan mengikuti jejak Sebastian Vettel selanjutnya," pungkasnya.
(wbs)