Kasus Rasisme Messi ditutup, Bobotoh dilarang balas dendam

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 21:20 WIB
Kasus Rasisme Messi...
Kasus Rasisme Messi ditutup, Bobotoh dilarang balas dendam
A A A
Sindonews.com - Kasus rasisme The Jakmania terhadap gelandang Persib Bandung, Parfeit Mbida Messi dianggap selesai. Itu diputuskan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena tidak adanya bukti mencukupi.

Sebagai tindak lanjut penyelidikan, Komisi pimpinan Hinca Panjaitan sudah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Termasuk Messi yang datang ke kantor PSSI didampingi pelatih Persib Jajang ‘Djanur’ Nurdjaman, Rabu (2/10).

''Ya memang susah membuktikannya. Kejadiannya begitu cepat dan itu setelah pertandingan selesai. Jadi tidak ada rekaman apa pun yang bisa membuktikan tindakan rasis itu. Ini juga sebabnya kenapa kasus dianggap selesai,” ucap Djanur.

Meski begitu, pihak Persib mengaku tidak menaruh kekecewaan terhadap keputusan Komdis tersebut. Pangeran Biru hanya berharap kejadian serupa tidak terulag, baik bagi para pemain Persib, maupun semua pemain yang berkiprah di persepakbolaan Indonesia.

''Tidak kecewa, apalagi sampai protes. Kami menyadari memang tidak ada bukti kuat, kalau cuma kesaksian dari Messi kemudian dari saya, tentu sangat lemah. Tapi setidaknya dengan kehadiran kami ke Komdis kemarin, bisa menunjukkan bahwa kejadian itu memang kami alami,” kata Djanur.

Pelatih yang memastikan diri masih menukangi Pangeran Biru di Indonesia Super League (ISL) musim depan ini juga berharap, supporter Persib Bandung tidak menaruh dendam atas kejadian ini. Dia pun meminta Bobotoh tidak melakukan tindakan balasan, termasuk kepada para pemain Persija Jakarta di musim depan.

Aksi balasan, ungkap Djanur, hanya akan memperkeruh suasana. Bahkan tidak menutup kemungkinan tindakan tersebut berujung hukuman pada tim kebanggaan warga Bandung dan Jawa Barat ini.

''Balas membalas tentu tidak bagus. Jangan sampai lah ada tindakan seperti itu, karena dampaknya selalu ke tim. Saya sendiri yakin Bobotoh mah tidak akan seperti itu,” pungkas pelatih berdarah Sunda ini.

Kasus rasisme terhadap Messi terjadi saat pertandingan Persib melawan tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (28/10). Sesaat setelah pertandingan, Messi berpapasan dengan beberapa orang The Jakmania, pendukung Persija. Spontan, beberapa supporter ibukota tersebut meneriakinya dengan sebutan ‘monyet’, bahkan memberinya pisang.

Pertandingan panas itu sendiri berakhir imbang 1-1. Sebelumnya, pada laga putaran pertama yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Persib menang dengan skor 3-1.
(aww)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Abaikan Protes, Juventus...
Abaikan Protes, Juventus Ngotot di Liga Super Eropa
Jadwal Super League...
Jadwal Super League Dipastikan Tidak Berbenturan dengan Agenda Timnas Indonesia Senior
5 Pemain Timnas Naturalisasi...
5 Pemain Timnas Naturalisasi Indonesia yang Banting Setir Main di Super League
Arsenal Dukung European...
Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi
European Super League...
European Super League Demi Menyelamatkan Sepak Bola, Ini Alasan Florentino Perez
Berita Terkini
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
25 menit yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
4 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
6 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved