PSS jajal Timnas U-23, tes kedewasaan suporter
Kamis, 24 Oktober 2013 - 23:14 WIB
PSS jajal Timnas U-23, tes kedewasaan suporter
A
A
A
Sindonews.com - PSS Sleman siap merepotkan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 saat berujicoba pada Sabtu (26/10). Laga itu merupakan persiapan jelang putaran final Divisi Utama PSSI. Dalam pertandingan tersebut, panitia pelaksana menyediakan 30 ribu tiket kepada masyarakat.
Rumadi, manajer operasional PSS Sleman mengatakan, pada putaran final Divisi Utama, nantinya akan digelar pada 7 dan 10 November mendatang. Untuk memantapkan kembali skuadnya, pihaknya menerima ajakan dari Badan Tim Nasional (BTN) untuk melakukan uji coba melawan Timnas U-23.
Dalam pertandingan nantinya, diharapkan seluruh pihak tetap menjaga ketertiban. Salah satunya, para penonton atau suporter tidak menyalakan flare (kembang api) ataupun melemparkan gulungan kertas ke tengah lapangan.
Sebab, dari pengalaman sebelumnya, yaitu saat PSS Sleman melawan Persifa Fakfak beberapa waktu lalu, sempat terjadi kebakaran di tepi-tepi lapangan, akibat kedua benda tersebut. Saat itu, pihaknya pun sempat mendapat teguran dari PSSI.
Apalagi, pada laga uji coba nantinya pasti tidak hanya media lokal saja yang meliput. Laga itu tetap diamati oleh pihak PSSI untuk menilai sejauh mana kedewasaan suporter Sleman
Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman, Sudibyo mengatakan, pihaknya menyediakan 30 ribu tiket kepada para penonton nanti. Untuk di tribun timur, yang disediakan delapan ribu tiket, dijual dengan harga Rp 30 ribu. Di tribun selatan dan utara, masing-masing tersedia 10 ribu tiket, dijual dengan harga Rp 20 ribu. "Untuk tribun barat, ada 8 ribu tiket. Nantinya dijual seharga Rp50 ribu per tiket," tuturnya.
Manajer PSS Sleman, Supardjiono mengatakan, selain tiket dalam bentuk kertas seperti sebelumnya, nanti juga disediakan tiket gelang. Tiket tersebut, lebih sulit untuk dipalsukan. "Sudah ada tiket gelang. Nantinya bisa dibeli sebelum laga dimulai," paparnya.
Rumadi, manajer operasional PSS Sleman mengatakan, pada putaran final Divisi Utama, nantinya akan digelar pada 7 dan 10 November mendatang. Untuk memantapkan kembali skuadnya, pihaknya menerima ajakan dari Badan Tim Nasional (BTN) untuk melakukan uji coba melawan Timnas U-23.
Dalam pertandingan nantinya, diharapkan seluruh pihak tetap menjaga ketertiban. Salah satunya, para penonton atau suporter tidak menyalakan flare (kembang api) ataupun melemparkan gulungan kertas ke tengah lapangan.
Sebab, dari pengalaman sebelumnya, yaitu saat PSS Sleman melawan Persifa Fakfak beberapa waktu lalu, sempat terjadi kebakaran di tepi-tepi lapangan, akibat kedua benda tersebut. Saat itu, pihaknya pun sempat mendapat teguran dari PSSI.
Apalagi, pada laga uji coba nantinya pasti tidak hanya media lokal saja yang meliput. Laga itu tetap diamati oleh pihak PSSI untuk menilai sejauh mana kedewasaan suporter Sleman
Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman, Sudibyo mengatakan, pihaknya menyediakan 30 ribu tiket kepada para penonton nanti. Untuk di tribun timur, yang disediakan delapan ribu tiket, dijual dengan harga Rp 30 ribu. Di tribun selatan dan utara, masing-masing tersedia 10 ribu tiket, dijual dengan harga Rp 20 ribu. "Untuk tribun barat, ada 8 ribu tiket. Nantinya dijual seharga Rp50 ribu per tiket," tuturnya.
Manajer PSS Sleman, Supardjiono mengatakan, selain tiket dalam bentuk kertas seperti sebelumnya, nanti juga disediakan tiket gelang. Tiket tersebut, lebih sulit untuk dipalsukan. "Sudah ada tiket gelang. Nantinya bisa dibeli sebelum laga dimulai," paparnya.
(aww)