Apa pun caranya Persik harus eksis

Rabu, 30 Oktober 2013 - 15:05 WIB
Apa pun caranya Persik...
Apa pun caranya Persik harus eksis
A A A
Sindonews.com - Problem finansial yang melanda Persik Kediri sebelum kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 dimulai, memantik keprihatinan internal tim. Mereka tidak ingin perjuangan susah payah untuk mendapatkan tiket promosi harus terbuang percuma karena tidak adanya dana.
Pelatih Persik Kediri Aris Budi Sulistyo menyatakan dirinya tidak ingin Persik gagal berkompetisi di liga unifikasi 2014. Sebab selama ini tim sudah bersusah payah untuk kembali ke kompetisi level tertinggi dan bahkan menunggu hingga bertahun-tahun.

"Saya paham persoalan yang dihadapi manajemen. Tapi saya pribadi ingin Persik Kediri harus tetap eksis di ISL bagaimana pun caranya. Kami sudah berjuang dengan seluruh kemampuan dan berhasil meraih promosi. Jelas rugi besar kalau Persik tidak ikut kompetisi musim depan," tutur Aris Budi.

Aris adalah pelatih yang sanggup melambungkan Macan Putih menempati peringkat tiga Divisi Utama 2013. Dia bahkan mencatat prestasi lebih baik dibanding pelatih lebih berpengalaman seperti Jaya Hartono dan Joko Malis yang sempat menangani Persik di Divisi Utama sebelumnya.

Dalam semusim di Divisi Utama, klub kebangaan Persikmania hanya menelan dua kekalahan yakni dari PSCS Cilacap serta Perseru Serui. Persik mengunci tiket promosi ke liga unifikasi 2014 setelah menumbangkan Persikabo Bogor di perebutan posisi tiga.

Sayang catatan manis itu di ambang runtuh setelah manajemen menyatakan tidak mampu mencukupi kebutuhan klub. Melalui Sekretaris Barnadi, manajemen melelang pengelolaan tim dengan nilai Rp15 miliar. Eksistensi Persik Kediri pun dalam pertanyaan besar. Aris tidak mau menyalahkan pihak tertentu terkait kondisi Macan Putih sekarang ini.

"Yang penting bagi Persik sekarang ini adalah solusi. Bukan saling menyalahkan pihak tertentu," tegasnya.

Pelatih kiper yang telah 10 tahun berada di Persik Kediri ini sangat sedih melihat kondisi Persik sekarang ini. Walau dirinya pernah merasakan masa-masa buruk di Stadion Brawijaya sebelumnya, namun krisis finansial di saat tim baru saja mendapat promosi sangat sulit diterima.

"Semua pasti sedih dan berharap ada keajaiban untuk Persik Kediri. Saya bisa memahami kondisi ini karena mencari dana secara mandiri memang tidak mudah. Harapan saya cuma satu, Persik tetap bisa main di liga unifikasi musim depan," kata Andi.

Dewa penolong yang dibutuhkan Macan Putih saat ini adalah investor yang bersedia menggerojok uang miliaran rupiah. Sebab selama ini Persik terlalu tergantung pada PT Gudang Garam, sehingga klub akhirnya limbung ketika produsen rokok itu tak memberikan bantuan.
(aww)
Berita Terkait
Persik Kediri Petik...
Persik Kediri Petik 7 Kemenangan Beruntun Usai Bantai Persita
Piala Presiden 2022,...
Piala Presiden 2022, PSM Lolos ke Babak Berikutnya Usai Unggul Poin Fairplay
Diwarnai 2 Kartu Merah,...
Diwarnai 2 Kartu Merah, Laga Persik vs PSM Berakhir Seri
Persik Kediri Mulai...
Persik Kediri Mulai Genjot Fisik Pemain
Persik Kediri Gelar...
Persik Kediri Gelar Pemusatan Latihan di Jakarta
Takut Membawa Virus...
Takut Membawa Virus Corona, Bek Persik Bertahan Tiga Bulan di Kediri
Berita Terkini
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
3 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
3 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
4 jam yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
4 jam yang lalu
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
4 jam yang lalu
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved