Ternyata, 'Superman' pernah tersandung masalah prostitusi

Senin, 02 Desember 2013 - 20:00 WIB
Ternyata, Superman pernah...
Ternyata, 'Superman' pernah tersandung masalah prostitusi
A A A
Sindonews.com - Masa lalu juara dunia tinju kelas berat ringan versi WBC, Adonis Stevenson, ternyata cukup kelam. Petinju berjuluk Superman itu pernah terjerat masalah hukum pada 1990-an. Dalam masa itu, Superman pernah menghabiskan waktunya di penjara selama empat tahun, karena masalah prostitusi dan penyerangan.

Laporan-laporan itu kembali dikumandangkan oleh pers di Kanada, menjelang pertarungan mempertahankan gelar melawan Tony Bellew akhir pekan kemarin. Stevenson babak belur dihajar dengan artikel yang mengungkapkan masa lalunya yang penuh dengan catatan kriminal.

Sebelum pertarungan, terdapat juga satu artikel yang menyebutkan jika Stevenson merupakan anggota geng. Bahkan terdapat juga wawancara dengan PSK yang digermoi oleh Stevenson bersama rekan-rekannya.

Mengetahui tabir masa suramnya kembali dibuka, Stevenson pun murka. Dia pun menuding terdapat pihak-pihak tertentu yang menjadi dalang dari semua itu. Mereka, menurut petinju berusia 36 tahun itu, mencoba untuk merusak konsentrasinya dalam pertarungan melawan Bellew. Beruntung, bintang tinju Kanada itu sama sekali tidak terganggu dengan serbuan berita-berita tentang masa lalunya. Bahkan, dia mampu fokus dan menghentikan Bellew dalam enam ronde.

Kendati demikian, artikel-artikel tersebut sudah terlanjur memberikan suasana hati yang buruk bagi Stevenson, bahkan setelah kemenangan besarnya pada Minggu (1/12) kemarin. Dengan emosi, Stevenson mempertimbangkan kemungkinan pementasan pertarungan berikutnya di Amerika Serikat, entah itu di Los Angeles atau Las Vegas.

"Minggu ini, ada yang membesar-besarkan masa lalu saya. Itu 17 tahun yang lalu. Dan mereka mencoba untuk melakukan segalanya untuk mencoba mengganggu konsentrasi saya, sehingga saya tidak akan menang. Saya akan mengambil waktu untuk merenungkannya, dengan keluarga saya, pada keputusan apakah kami akan meninggalkan Quebec (Kanada)," jelas Stevenson, dikutip Boxing Scene.

Stevenson pun berani menyebut jika tindakan itu merupakan aksi rasisme. Pasalnya, dirinya berhasil mentas dari dunia gelap dan berubah menjadi bintang pujaan. Dan ketika berada di puncak kepopulerannya, terdapat orang yang ingin menjatuhkannya.
(nug)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Berita Terkini
Luke Vickery Resmi Jadi...
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
59 menit yang lalu
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
1 jam yang lalu
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA Buntut Selebrasi Pemain di Spanduk Politik
4 jam yang lalu
Bellingham Tampar Pemain...
Bellingham Tampar Pemain Argentina karena Selebrasi Provokatif, Laga Semifinal Minim Sportivitas
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved