Dinda target dua emas dan pecahkan rekor

Selasa, 03 Desember 2013 - 19:21 WIB
Dinda target dua emas...
Dinda target dua emas dan pecahkan rekor
A A A
Sindonews.com - Kondisi memprihatinkan yang harus dihadapi atlet panahan SEA Games, Dellie Threesyadinda, selama melakukan pemusatan latihan nasional, tidak membuatnya patah semangat. Dinda --sapaan akrabnya-- tetap pasang target merebut dua medali emas di SEA Games XXVII Myanmar, yang akan berlangsung pada 11-22 Desember nanti.

Demi merealisasikan targetnya itu, Dinda, yang lahir di Surabaya, 12 Mei 1990, rela merogoh kocek pribadinya untuk memenuhi kebutuhan latihan. Hal itu dilakukan, karena peralatan yang seharusnya disediakan Satlak Prima tidak kunjung turun hingga menjelang keberangkatan.

“Ironis memang. Kita dituntut berprestasi tapi peralatan tidak mendukung. Anak panah yang dipakai untuk latihan itu seharusnya paling tidak setiap tiga bulan sekali diganti. Karena sudah banyak yang pecah ujungnya,” ucap atlet yang menimba ilmu di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, dilansir Satlak Prima.

Dinda sempat mengalami kekecewaan ketika turun di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) III Palembang, September lalu. Bertanding menggunakan anak panah yang mayoritas sudah rusak, Dinda pun gagal mempersembahkan medali emas. Begitu ISG berakhir, justru PB Perpani baru memberinya anak panah baru, padahal seharusnya kebutuhan itu dipenuhi oleh Satlak Prima.

Peraih emas Asian Grand Prix Bangkok 2013 ini menegaskan jika latihan sudah maksimal. Program latihan sudah mendekati fase tapering, sehingga porsi latihan dikurangi dari yang sudah berjalan selama ini. “Kita sudah siap bertanding. Intinya tinggal menunggu waktunya saja,” tegas sulung dari tiga bersaudara pasangan mantan atlet nasional Lilies Handayani dan Denny Trisyanto.

Peraih dua medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau ini berharap bisa dibekali anak panah yang baru saat bersaig di SEA Games 2013. Dia sudah merasa tidak sanggup lagi apabila harus membeli anak panah sendiri. “Selama mengikuti pelatnas saya dua kali disumbang anak panah oleh Pengprov Panahan JawaTimur dan sekali oleh PB Perpani. Lainnya beli sendiri.”

Selain mengincar dua emas, Dinda juga akan berusaha memecahkan rekornya sendiri. Rekor terbaiknya selama ini adalah 146 dari 15 anak panah dalam setiap pertandingan. “Mudah-mudahan apa yang saya inginkan itu bisa tercapai,” harap Dinda, yang pada nomor berpasangan putri akan berduet dengan adik kandungnya, Della Adisty Handayani.
(nug)
Berita Terkait
Indonesia Bawa Pulang...
Indonesia Bawa Pulang Juara Umum Horseback Archery di Rusia
Arsa Wening Arosyad...
Arsa Wening Arosyad Kibarkan Bendera Indonesia di Kejuaraan Panahan Berkuda
Kudus Lahirkan Pahlawan...
Kudus Lahirkan Pahlawan Panahan Baru: Seleknas Tahap 2 Berlangsung Sengit
MilkLife Archery Challenge...
MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1: Sebanyak 562 Atlet Muda Adu Presisi di Kudus
16 Atlet Indonesia Ikut...
16 Atlet Indonesia Ikut Piala Dunia Panahan 2023 di Turki
Anak Panah Penabur Harapan...
Anak Panah Penabur Harapan Indah Hantam Target, Borong Puluhan Medali di Mawas Archery Competition 7
Berita Terkini
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
45 menit yang lalu
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
2 jam yang lalu
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
2 jam yang lalu
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
4 jam yang lalu
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved