Marak pemain tuntut klub, ini jawaban PSSI
Kamis, 05 Desember 2013 - 18:12 WIB
Marak pemain tuntut klub, ini jawaban PSSI
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono turut bersuara terkait maraknya kasus antara pemain dan pihak klub. Menurut Joko, setidaknya ada tiga cara tahapan menyelesaikan sengketa apabila mediasi yang coba dilakukan menemui jalan buntu. Ia menambahkan setidaknya ada dua sampai tiga lembaga yang akan mencoba menyelesaikan sengketa tersebut.
"Sengketa pemain itu tahapannya mediasi. Siapa yang melakukan mediasi? PT. Liga Indonesia, klub, dan pemain. Ada Komite Status, Alih Status, dan Urusan Pemain dan kalau tidak ada kemajuan, akan masuk ke National Despute Resolution Chamber," terang Joko di kantor PSSI, di Jakarta, Kamis (5/12/2013).
PSSI yang baru saja meresmikan asosiasi pemain yaitu APSNI, menurut Joko akan mencarikan jalan keluar melalui Komisi Disiplin (Komdis). Namun ia menegaskan lebih utama apabila sengketa itu diselesaikan antara PT. Liga Indonesia, pemain dan klub. "Intinya diselesaikan dulu antara PT Liga, pemain dan klub," tandasnya.
Seperti diketahui, belakangan banyak pemain mencoba menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan sengketa dengan klub. Kebanyakan dari sengketa itu adalah penyelesaian tunggakan gaji yang belum dilunasi klub pemakai jasa pemain.
Beberapa pemain yang tercatat menempuh jalur hukum antara lain Firman Utina Achmad Jufriyanto, Nova Arianto, M. Ridwan, dan Supardi yang menuntut penyelesaian tunggakan gaji selama dua bulan pada musim 2011/2012 oleh manajemen Sriwijaya FC. Selain itu ada juga Bambang 'bepe' Pamungkas dan Leo Saputra yang mengajukan gugatan kepada Persija Jakarta.
"Sengketa pemain itu tahapannya mediasi. Siapa yang melakukan mediasi? PT. Liga Indonesia, klub, dan pemain. Ada Komite Status, Alih Status, dan Urusan Pemain dan kalau tidak ada kemajuan, akan masuk ke National Despute Resolution Chamber," terang Joko di kantor PSSI, di Jakarta, Kamis (5/12/2013).
PSSI yang baru saja meresmikan asosiasi pemain yaitu APSNI, menurut Joko akan mencarikan jalan keluar melalui Komisi Disiplin (Komdis). Namun ia menegaskan lebih utama apabila sengketa itu diselesaikan antara PT. Liga Indonesia, pemain dan klub. "Intinya diselesaikan dulu antara PT Liga, pemain dan klub," tandasnya.
Seperti diketahui, belakangan banyak pemain mencoba menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan sengketa dengan klub. Kebanyakan dari sengketa itu adalah penyelesaian tunggakan gaji yang belum dilunasi klub pemakai jasa pemain.
Beberapa pemain yang tercatat menempuh jalur hukum antara lain Firman Utina Achmad Jufriyanto, Nova Arianto, M. Ridwan, dan Supardi yang menuntut penyelesaian tunggakan gaji selama dua bulan pada musim 2011/2012 oleh manajemen Sriwijaya FC. Selain itu ada juga Bambang 'bepe' Pamungkas dan Leo Saputra yang mengajukan gugatan kepada Persija Jakarta.
(akr)