F1 berlakukan dua poin di seri terakhir
Selasa, 10 Desember 2013 - 15:12 WIB
F1 berlakukan dua poin di seri terakhir
A
A
A
Sindonews.com - Federasi Otomitif Internasional (FIA) telah meresmikan aturan baru untuk musim balap Formula One (F1) tahun depan. Aturan baru tersebut yakni poin ganda di final race musim depan.
Aturan baru tersebut diumumkan setelah adanya perundingan antara F1 Strategy Group dan Formula One Commission di Paris, Prancis, Senin (9/12) waktu setempat. FIA beralasan aturan baru tersebut dibuat agar kompetisi F1 berjalan semakin ketat.
“Keputusan tersebut dibuat untuk memaksimalkan fokus di championship sampai dengan akhir musim,” demikian peryataan FIA seperti dikutip Sport Mole, Selasa (10/11/2013).
Poin ganda itu bakal diberlakukan pada seri balap Grand Prix (GP) Abu Dhabi. Di Seri terakhir itu pembalap yang finis diurutan 10 besar akan mendapatkan poin ganda. Jika biasanya pembalap di urutan pertama mendapat 25 poin maka di seri tersebut pembalap akan mendapat 50 poin.
FIA menyatakan aturan baru tersebut tak hanya berlaku di klasemen pembalap, tapi juga di klasemen konstruksi. Hal ini tidak lain untuk membuat persaingan semaki sengit hingga saat-saat terakhir.
Aturan baru tersebut diumumkan setelah adanya perundingan antara F1 Strategy Group dan Formula One Commission di Paris, Prancis, Senin (9/12) waktu setempat. FIA beralasan aturan baru tersebut dibuat agar kompetisi F1 berjalan semakin ketat.
“Keputusan tersebut dibuat untuk memaksimalkan fokus di championship sampai dengan akhir musim,” demikian peryataan FIA seperti dikutip Sport Mole, Selasa (10/11/2013).
Poin ganda itu bakal diberlakukan pada seri balap Grand Prix (GP) Abu Dhabi. Di Seri terakhir itu pembalap yang finis diurutan 10 besar akan mendapatkan poin ganda. Jika biasanya pembalap di urutan pertama mendapat 25 poin maka di seri tersebut pembalap akan mendapat 50 poin.
FIA menyatakan aturan baru tersebut tak hanya berlaku di klasemen pembalap, tapi juga di klasemen konstruksi. Hal ini tidak lain untuk membuat persaingan semaki sengit hingga saat-saat terakhir.
(akr)