Kekuatan rival merata, Arema ditarget juara
Selasa, 10 Desember 2013 - 16:15 WIB
Kekuatan rival merata, Arema ditarget juara
A
A
A
Sindonews.com - Arema Cronous bersua dengan klub elite Malaysia Selangor FA di AFC Cup 2014 mendatang. Dalam drawing AFC Cup 2014 di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (10/12) siang, Singo Edan berada di Grup F bersama Selangor FA, Hanoi T&T (Vietnam), serta Maziya (Maladewa).
AFC Cup diperkirakan mulai bergulir pada Maret 2014 dan hingga berita dilansir belum ada jadwal secara spesifik. Dari tiga pesaing di Grup F sejauh ini hanya Selangor FA yang sudah akrab di telinga Arema. Sedangkan dua kekuatan lainnya masih sangat asing.
"Yang sering saya dengar ya, Selangor FA. Kalau yang tim asal Vietnam dan Maladewa belum pernah dengar. Tapi Arema menganggap semua kontestan punya kemampuan rata," ucap General Manajer Arema Cronous Ruddy Widodo yang mengikuti drawing di Kuala Lumpur.
Singo Edan yang musim ini membekali dirinya dengan modal Rp40 miliar, siap berjibaku di level Asia baik dari aspek tim maupun permodalan. Kontra klub Maziya diperkirakan paling berat karena bakal menempuh perjalanan terjauh di antara tiga pesaing lain yang berada di kawasan Asia Tenggara.
Dihubungi terpisah, pelatih Suharno akan banyak mempelajari calon lawan-lawannya di AFC Cup. Dia akan mengumpulkan referensi sebanyak mungkin, terutama rekaman pertandingan tiga klub tersebut. Ini disebutnya sebagai salah satu tantangan tersendiri di AFC Cup.
"Saya belum tahu bagaimana kekuatan lawan, wong klub seperti Maziya saja baru mendengarnya sekarang. Tentu staf pelatih akan mencari referensi sebanyak mungkin dari berbagai sumber. Saya yakin klub-klub pesaing punya problem yang sama soal kekuatan lawan," ungkap Suharno.
AFC Cup menjadi ujian terbesar bagi pelatih asal Klaten, Jawa Tengah, selama karirnya sebagai pelatih sepak bola profesional. Bahkan kesempatan itu menjadi pengalaman baru baginya, sebab sebelumnya Suharno hanya melatih tim-tim medioker yang cukup berjibaku di kompetisi domestik.
Suharno bakal langsung dibebani target menembus partai final AFC Cup 2014, seperti yang pernah diutarakan CEO Arema Cronous Iwan Budianto. Sedangkan bagi Arema, keterlibatan di AFC ini merupakan yang kedua kali dalam tiga musim terakhir. Hanya saja sebelumnya Kota Malang diwakili Arema IPL pada AFC 2012.
Arema Cronous tentunya tak ingin kalah dengan pencapaian Arema IPL dua musim lalu yang sukses menginjakkan kakinya di perempat final. Apalagi dari komposisi pemain, Arema yang berkandang di Stadion Kanjuruhan ini memiliki aset yang jauh lebih mahal dan bermutu.
AFC Cup diperkirakan mulai bergulir pada Maret 2014 dan hingga berita dilansir belum ada jadwal secara spesifik. Dari tiga pesaing di Grup F sejauh ini hanya Selangor FA yang sudah akrab di telinga Arema. Sedangkan dua kekuatan lainnya masih sangat asing.
"Yang sering saya dengar ya, Selangor FA. Kalau yang tim asal Vietnam dan Maladewa belum pernah dengar. Tapi Arema menganggap semua kontestan punya kemampuan rata," ucap General Manajer Arema Cronous Ruddy Widodo yang mengikuti drawing di Kuala Lumpur.
Singo Edan yang musim ini membekali dirinya dengan modal Rp40 miliar, siap berjibaku di level Asia baik dari aspek tim maupun permodalan. Kontra klub Maziya diperkirakan paling berat karena bakal menempuh perjalanan terjauh di antara tiga pesaing lain yang berada di kawasan Asia Tenggara.
Dihubungi terpisah, pelatih Suharno akan banyak mempelajari calon lawan-lawannya di AFC Cup. Dia akan mengumpulkan referensi sebanyak mungkin, terutama rekaman pertandingan tiga klub tersebut. Ini disebutnya sebagai salah satu tantangan tersendiri di AFC Cup.
"Saya belum tahu bagaimana kekuatan lawan, wong klub seperti Maziya saja baru mendengarnya sekarang. Tentu staf pelatih akan mencari referensi sebanyak mungkin dari berbagai sumber. Saya yakin klub-klub pesaing punya problem yang sama soal kekuatan lawan," ungkap Suharno.
AFC Cup menjadi ujian terbesar bagi pelatih asal Klaten, Jawa Tengah, selama karirnya sebagai pelatih sepak bola profesional. Bahkan kesempatan itu menjadi pengalaman baru baginya, sebab sebelumnya Suharno hanya melatih tim-tim medioker yang cukup berjibaku di kompetisi domestik.
Suharno bakal langsung dibebani target menembus partai final AFC Cup 2014, seperti yang pernah diutarakan CEO Arema Cronous Iwan Budianto. Sedangkan bagi Arema, keterlibatan di AFC ini merupakan yang kedua kali dalam tiga musim terakhir. Hanya saja sebelumnya Kota Malang diwakili Arema IPL pada AFC 2012.
Arema Cronous tentunya tak ingin kalah dengan pencapaian Arema IPL dua musim lalu yang sukses menginjakkan kakinya di perempat final. Apalagi dari komposisi pemain, Arema yang berkandang di Stadion Kanjuruhan ini memiliki aset yang jauh lebih mahal dan bermutu.
(aww)