Pelatih anyar Arema jawab keraguan dengan trofi
Rabu, 25 Desember 2013 - 18:56 WIB
Pelatih anyar Arema jawab keraguan dengan trofi
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih anyar Arema Cronous, Suharno yang sempat diragukan kualitasnya untuk menggantikan Rahmad Darmawan yang gagal memberikan trofi musim lalu akhirnya menjawab keraguan banyak pihak. Gelar juara East Java Tournament 2013 menjadi bukti awal dirinya sudah siap untuk menapaki tahap lebih tinggi.
Dia bahkan sudah menegaskan lebih baik dibanding Rahmad Darmawan yang musim lalu gagal memenangi turnamen ini. Gelar juara yang diperoleh setelah mengalahkan Persebaya Surabaya itu memang tidak remeh. Selain diperoleh dengan perjuangan di luar kandang, pesaing di turnamen yang juga disebut Piala Gubernur Jatim 2013 ini juga jauh lebih berat dibandingkan gelaran tahun sebelumnya.
Wajar jika Singo Edan menyambutnya dengan euforia. Disinggung soal pembuktian kapasitasnya, Suharno menyatakan itu sudah menjadi tugasnya menjadi pelatih klub selevel Arema. "Saya ingin selalu melakukan yang terbaik di setiap pertandingan. Arema merupakan tim dengan target tinggi, sehingga mau tidak mau saya harus memberi hasil terbaik," ucapnya, Rabu (25/12).
Ia juga menambahkan trofi yang diperoleh di East Java Tournamet merupakan kerja keras semua elemen tim. Dia berharap gelar tersebut menjadi awal bagus bagi Arema dalam melakoni semua tantangan musim ini, baik di liga reguler maupun AFC Cup. Baginya yang terpenting adalah tumbuhnya kepercayaan diri pemain untuk memenangkan setiap pertandingan.
"Saya tidak berpikir bagaimana orang memandang kemampuan saya. Paling utama adalah bagaimana membuat tim ini semakin bagus dan percaya diri menghadapi kompetisi," tutup pelatih asal Klaten ini.
Dia bahkan sudah menegaskan lebih baik dibanding Rahmad Darmawan yang musim lalu gagal memenangi turnamen ini. Gelar juara yang diperoleh setelah mengalahkan Persebaya Surabaya itu memang tidak remeh. Selain diperoleh dengan perjuangan di luar kandang, pesaing di turnamen yang juga disebut Piala Gubernur Jatim 2013 ini juga jauh lebih berat dibandingkan gelaran tahun sebelumnya.
Wajar jika Singo Edan menyambutnya dengan euforia. Disinggung soal pembuktian kapasitasnya, Suharno menyatakan itu sudah menjadi tugasnya menjadi pelatih klub selevel Arema. "Saya ingin selalu melakukan yang terbaik di setiap pertandingan. Arema merupakan tim dengan target tinggi, sehingga mau tidak mau saya harus memberi hasil terbaik," ucapnya, Rabu (25/12).
Ia juga menambahkan trofi yang diperoleh di East Java Tournamet merupakan kerja keras semua elemen tim. Dia berharap gelar tersebut menjadi awal bagus bagi Arema dalam melakoni semua tantangan musim ini, baik di liga reguler maupun AFC Cup. Baginya yang terpenting adalah tumbuhnya kepercayaan diri pemain untuk memenangkan setiap pertandingan.
"Saya tidak berpikir bagaimana orang memandang kemampuan saya. Paling utama adalah bagaimana membuat tim ini semakin bagus dan percaya diri menghadapi kompetisi," tutup pelatih asal Klaten ini.
(akr)