Mantan striker United jadi korban rasisme di pesawat
Selasa, 31 Desember 2013 - 10:02 WIB
Mantan striker United jadi korban rasisme di pesawat
A
A
A
Sindonews.com – Mantan strike Manchester United dan Newcastle Andrew 'Andy' Cole mengalami pelecehan rasisme ketika berada di dalam pesawat Aer Lingus yang terbang dari Dublin Irlandia.
Dua orang penumpang pesawat yang sama ketika itu melakukan pelecehan rasisme kepada Cole yang usai tampil di acara olahraga sebuah televisi. Keduanya diketahui bernama Gregory Horan(26 tahun) dan Lee Byrne (28 tahun).
Kru di pesawat kemudian mengamankan minuman keduanya lalu melakukan penangkapan usai pesawat mendarat di Manchester kemarin.
Horan yang tidak memiliki alamat tetap, mengaku mabuk di dalam pesawat terbang dan Byrne, dari Dublin, mengaku melakukan pelanggaran rasial yang menganggu ketertiban umum.
Mereka kemudian dilepaskan setelah ditebus oleh Trafford JPs sampai hukuman di pengadilan Manchester Minshull digelar bulan depan.
Dua orang penumpang pesawat yang sama ketika itu melakukan pelecehan rasisme kepada Cole yang usai tampil di acara olahraga sebuah televisi. Keduanya diketahui bernama Gregory Horan(26 tahun) dan Lee Byrne (28 tahun).
Kru di pesawat kemudian mengamankan minuman keduanya lalu melakukan penangkapan usai pesawat mendarat di Manchester kemarin.
Horan yang tidak memiliki alamat tetap, mengaku mabuk di dalam pesawat terbang dan Byrne, dari Dublin, mengaku melakukan pelanggaran rasial yang menganggu ketertiban umum.
Mereka kemudian dilepaskan setelah ditebus oleh Trafford JPs sampai hukuman di pengadilan Manchester Minshull digelar bulan depan.
(irc)