Gara-gara lahir di Israel, pemain ini ditinggal tim
Senin, 06 Januari 2014 - 16:10 WIB
Gara-gara lahir di Israel, pemain ini ditinggal tim
A
A
A
Sindonews.com – Diskriminasi rasial masih saja terjadi di sepak bola. Kali ini dialami bek Vitesse Arnhem, Dan Mori. Gara-gara berkebangsaan Israel, klub memutuskan untuk tidak mengikutsertakannya dalam kamp latihan musim dingin di Uni Emirat Arab (UEA).
Seperti diketahui UEA sendiri tidak mengakui Israel. Dengan kondisi demikian maka Mori dipastikan akan ditolak masuk ke UEA seandainya dibawa serta timnya.
Menurut laporan, Mori awalnya diberikan visa untuk berangkat ke Dubai, namun pada menit terakhir Kepolisian Dubai memutuskan untuk membatalkan persetujuan itu dan ijin masuknya bek tersebut dicabut.
Vitesse awalnya bereaksi tidak setuju dengan perlakuan pemain mereka. “Kami bermain melawan tim yang mengundang kami untuk datang, dan kami ingin benar mempersiapkan diri untuk paruh kedua musim ini,” ujar juru bicara tim Esther Ball dilansir 101 great goals, Senin (6/1).
Seperti diketahui UEA sendiri tidak mengakui Israel. Dengan kondisi demikian maka Mori dipastikan akan ditolak masuk ke UEA seandainya dibawa serta timnya.
Menurut laporan, Mori awalnya diberikan visa untuk berangkat ke Dubai, namun pada menit terakhir Kepolisian Dubai memutuskan untuk membatalkan persetujuan itu dan ijin masuknya bek tersebut dicabut.
Vitesse awalnya bereaksi tidak setuju dengan perlakuan pemain mereka. “Kami bermain melawan tim yang mengundang kami untuk datang, dan kami ingin benar mempersiapkan diri untuk paruh kedua musim ini,” ujar juru bicara tim Esther Ball dilansir 101 great goals, Senin (6/1).
(irc)