Van der vaart protes wasit, Arema tak bersimpati
Rabu, 08 Januari 2014 - 04:25 WIB
Van der vaart protes wasit, Arema tak bersimpati
A
A
A
Sindonews.com - Uji coba internasional Arema Cronous versus Hamburger SV menyisakan atmosfer yang kurang enak di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Rafael van der Vaart dkk. dianggap tak menunjukkan respek untuk tuan rumah.
Terlihat kesal karena ditahan 2-2, pemain HSV menunjukkan mereka ingin secepatnya meninggalkan Malang. Bahkan, kapten Rafael van der Vaart sempat protes ke wasit setelah pertandingan usai, pemain tim enam kali juara Bundesliga itu juga tak berjabat tangan dengan pemain Arema. Setelah peluit penjang ditiup, mereka langsung ke ruang ganti. Tak ada tanda keakraban, apalagi tukar jersey.
"Kami kurang simpati dengan sikap pemain HSV. Sepertinya tim luar negeri seperti itu. Menganggap tim Indonesia jelek, lantas mereka kesal kalau tidak menang," kata CEO Arema Iwan Budianto.
Klub terakhir yang bertingkah seperti itu adalah Central Coast Mariner yang kalah di final Menpora Cup 2013. Pihak HSV melalui Oliver Kreuzer menyatakan timnya bukan bermaksud tak menghormati Arema dan Aremania. Dia menyebut pemain stress karena kelelahan setelah perjalanan jauh. "Arema dan Aremania tuan rumah yang luar biasa. Pemain kami lelah karena perjalanan jauh," ucap Kreuzer.
Terlihat kesal karena ditahan 2-2, pemain HSV menunjukkan mereka ingin secepatnya meninggalkan Malang. Bahkan, kapten Rafael van der Vaart sempat protes ke wasit setelah pertandingan usai, pemain tim enam kali juara Bundesliga itu juga tak berjabat tangan dengan pemain Arema. Setelah peluit penjang ditiup, mereka langsung ke ruang ganti. Tak ada tanda keakraban, apalagi tukar jersey.
"Kami kurang simpati dengan sikap pemain HSV. Sepertinya tim luar negeri seperti itu. Menganggap tim Indonesia jelek, lantas mereka kesal kalau tidak menang," kata CEO Arema Iwan Budianto.
Klub terakhir yang bertingkah seperti itu adalah Central Coast Mariner yang kalah di final Menpora Cup 2013. Pihak HSV melalui Oliver Kreuzer menyatakan timnya bukan bermaksud tak menghormati Arema dan Aremania. Dia menyebut pemain stress karena kelelahan setelah perjalanan jauh. "Arema dan Aremania tuan rumah yang luar biasa. Pemain kami lelah karena perjalanan jauh," ucap Kreuzer.
(aww)