Kinerja tim medis Schumi dipertanyakan

Kamis, 16 Januari 2014 - 11:24 WIB
Kinerja tim medis Schumi...
Kinerja tim medis Schumi dipertanyakan
A A A
Sindonews.com - Hampir tiga pekan sudah Michael Schumacher berada dalam kondisi koma di RS Grenoble, Prancis. Menanggapi hal itu tak sedikit dokter yang angkat bicara soal cedera otak yang dialami Schumi sapaan akrabnya. Salah satunya dari ahli bedah saraf, Andreas Zieger.

Kendati tidak berada dalam tim medis Schumi, namun dokter yang bertugas di Oldenburg Jerman, membuat pernyataan bahwa tak sedikit manusia yang dapat keluar dari masalah cedera otak. Menurutnya, itu hanya tinggal menunggu apakah dia bertahan hidup atau meninggal dunia.

"Kita seharusnya tidak berspekulasi di sini. Tapi pada akhirnya, peluang Schumi bertahan hidup masih terbuka. Cedera otak yang dialaminya merupakan salah satu cedera yang paling rumit dalam tubuh manusia. Prediksi tentang berapa lama seseorang berada dalam kondisi koma sulit diambil kesimpulan," kata Ziegler dilaman News.com.au, Kamis (16/1).

Berbeda dengan Ziegler yang masih ragu mengomentari kondisi kesehatan Schumi. Profesor ahli neurologis Gereon Fink, justru memberikan pendapat pedas terkait usaha tim medis yang membuat pasiennya tetap berada dalam kondisi koma pasca menjalani operasi kedua awal bulan ini.

Kondisi koma, tambah Fink, bakal menambah kerusakan serius pada otak Schumi. "Kondisi Schumacher tampaknya akan jauh lebih buruk dari apa yang diharapkan. Jika cedera otaknya tambah parah, maka itu sangat merugikan kondisi pasien. Pasalnya, tim medis seakan membiarkan pasiennya berada dalam koma lebih lama," timpal Fink.

"Jika ini terus berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Maka sudah dipastikan Schumacher akan mengalami kelumpuhan unilateral, terganggu komunikasi atau terjadi perubahan kepribadian," pungkas Fink.

Meski hingga saat ini pewarta berita dengan setia menunggu perkembangan kondisi pria berusia 45 tahun tersebut. Namun pihak keluarga bersikeras bahwa mereka akan memberikan konfirmasi lebih lanjut jika ada perubahan dengan Schumacher.
(dka)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
54 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
1 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
1 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
3 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
6 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved