Keluarga: Proses bangun butuh waktu lama

Sabtu, 15 Februari 2014 - 16:08 WIB
Keluarga: Proses bangun...
Keluarga: Proses bangun butuh waktu lama
A A A
Sindonews.com - Keluarga Michael Schumacher masih mempunyai keyakinan besar bahwa mantan juara dunia F1 tujuh kali itu terbangun dari masa koma dan pulih sedia kala. Pernyataan itu, mendekati pada hari ke-50, di mana Schumi terbaring dalam kondisi koma.

Sekarang keluarga menaruh harapan besar pada tim medis dan perawat yang menangani Schumi. Bagi mereka, yang terpenting adalah proses penyembuhannya berlangsung sesuai arahan dokter.

"Keluarga tetap sangat percaya pada pemulihan Michael dan menempatkan semua kepercayaan mereka pada dokter, perawat dan pembantu keperawatan tim. Yang penting bukan kecepatan pemulihan tetapi proses penyembuhan Michael berlangsung dengan cara yang berkelanjutan dan terkendali," demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak keluarga dilansir Sky Sports, Sabtu (15/2).

Keluarga sempat kesal ketika rumor mengenai kondisi kesehatan pria berusia 45 tahun itu beredar luas terkait infeksi paru-paru yang menyerangnya. Padahal, keluarga sudah menyatakan bahwa mereka akan memberikan informasi terbaru, jika ada perkembangan selanjutnya.

"Seperti yang kami yakini dari awal, bahwa kami akan terus berkomunikasi setiap mendapatkan informasi baru yang menentukan pada kondisi kesehatan Michael. Kami menyadari proses penyembuhan dari koma ke sadar (bangun), memakan waktu yang lama," lanjut pernyataan itu.

Kendati begitu, keluarga tetap mengutarakan ucapan terima kasih kepada simpatisan yang hingga saat ini terus memberikan dukungannya. Sebab tanpa mereka, keluarga tidak mungkin bisa tegar seperti ini.

'Keluarga Michael ingin kembali menyampaikan ucapan terima kasih untuk simpati terus menerus datang dari seluruh dunia. Keinginan baik mereka untuk membantu keluarga kami terima. Dan, kami yakin mereka juga membantu Michael , yang masih berada dalam proses bangun," tutup pernyataan itu.
(dka)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Berita Terkini
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
4 jam yang lalu
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
5 jam yang lalu
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
7 jam yang lalu
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
7 jam yang lalu
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
8 jam yang lalu
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved