Usain Bolt berpeluang bela Timnas Jamaika?
Rabu, 12 Maret 2014 - 14:59 WIB
Usain Bolt berpeluang bela Timnas Jamaika?
A
A
A
Sindonews.com - Manusia tercepat di dunia, Usain Bolt sudah merencanakan untuk pensiun dari lintasan lari setelah gelaran Olimpiade 2016 di Brazil. Lalu, kemana pelari Jamaika itu akan melanjutkan kariernya?
Pelatih timnas Jamaika, Winfried Schafer mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait kelanjutan karier Bolt. Eks pelatih Thailand itu berharap pemegang rekor dunia lari jarak pendek tersebut bisa membela The Reggae Boyz.
"Dia berasal dari sini dan saya ingin dia berada di tim nasional Jamaika," kata Schafer kepada The Sunday Gleaner seperti dikutip Daily Mail.
"Itulah tujuan kami. Mungkin setelah Olimpiade 2016 di Brazil, saya ingin melihat dia di tim kami. Itulah yang saya ingin katakan padanya, saya berharap dia ingin bermain untuk negaranya," sambungnya.
Selain sebagai atlet lari, Bolt juga menyukai olahraga sepak bola. Bahkan, pelari berusia 27 tahun itu sempat ingin memperkuat klub favoritnya Manchester United. Sayangnya, keinginan tersebut tidak dapat terwujud.
"Saat dia mau berlatih dengan tim Jamaika dan belajar cara memainkan bola, maka dia akan menjadi salah satu pemain terbaik. Kami bisa membuat dia menjadi lebih baik saat bermain secara profesional dan saya akan menjadi pelatihnya," pungkasnya.
Spekulasi itu bertambah kencang setelah salah satu media massa di negara Amerika Tengah itu menunjukkan Bolt sedang beraksi di lapangan hijau. Lewat akun Instagramnya, Bolt memberikan tanggapan terkait foto dirinya berseragam timnas Jamaika.
"Jamaika, bagaimana kelihatannya? Hmmm..kita katakan kepada dunia apa pun bisa terjadi..#SeriousFace #ReggaeBoyz #ForeverFaster #FutureOption #MadTalent #AnythingPossible," tulisnya.
Pelatih timnas Jamaika, Winfried Schafer mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait kelanjutan karier Bolt. Eks pelatih Thailand itu berharap pemegang rekor dunia lari jarak pendek tersebut bisa membela The Reggae Boyz.
"Dia berasal dari sini dan saya ingin dia berada di tim nasional Jamaika," kata Schafer kepada The Sunday Gleaner seperti dikutip Daily Mail.
"Itulah tujuan kami. Mungkin setelah Olimpiade 2016 di Brazil, saya ingin melihat dia di tim kami. Itulah yang saya ingin katakan padanya, saya berharap dia ingin bermain untuk negaranya," sambungnya.
Selain sebagai atlet lari, Bolt juga menyukai olahraga sepak bola. Bahkan, pelari berusia 27 tahun itu sempat ingin memperkuat klub favoritnya Manchester United. Sayangnya, keinginan tersebut tidak dapat terwujud.
"Saat dia mau berlatih dengan tim Jamaika dan belajar cara memainkan bola, maka dia akan menjadi salah satu pemain terbaik. Kami bisa membuat dia menjadi lebih baik saat bermain secara profesional dan saya akan menjadi pelatihnya," pungkasnya.
Spekulasi itu bertambah kencang setelah salah satu media massa di negara Amerika Tengah itu menunjukkan Bolt sedang beraksi di lapangan hijau. Lewat akun Instagramnya, Bolt memberikan tanggapan terkait foto dirinya berseragam timnas Jamaika.
"Jamaika, bagaimana kelihatannya? Hmmm..kita katakan kepada dunia apa pun bisa terjadi..#SeriousFace #ReggaeBoyz #ForeverFaster #FutureOption #MadTalent #AnythingPossible," tulisnya.
(dka)