April, kans tinggalkan zona merah
Minggu, 16 Maret 2014 - 08:04 WIB
April, kans tinggalkan zona merah
A
A
A
Sindonews.com - Menjadi salah satu tim yang belum pernah merasakan kemenangan, Persik Kediri belum menyerah. Tim yang kini masih berada di posisi 10 Indonesia Super League (ISL) wilayah barat masih optimistis bisa bangkit dari zona merah.
April nanti adalah kans terbesar bagi Persik untuk mendapatkan angka absolut. Tim berjuluk Macan Putih bakal melakoni tiga pertandingan kandang, yakni lawan Persija Jakarta, Semen Padang dan Sriwijaya FC. Walau bobot lawan semuanya berat, tapi Persik tak memiliki pilihan lain.
Asisten Pelatih Persik Kediri Aris Budi Sulistyo mengatakan, April nanti menjadi momentum timnya untuk menghapus rentetan hasil kurang memuaskan selama ini. Dia yakin timnya masih memiliki potensi meraih angka dan meninggalkan zona degradasi.
"Semua staf pelatih akan bekerja keras memperbaiki tim agar menjadi kekuatan berbeda setelah kembali ke kompetisi April nanti. Memang kondisi psikologis tidak begitu baik karena belum pernah menang. Kami harus menyikapi itu dengan positif," ujar Aris Budi.
Tak sekadar bangkit, pertandingan pada April nanti juga menjadi penegasan awal nasib Persik di ISL 2014. Jika sampai gagal menambah angka secara signifikan, maka langkah tim pujaan Persikmania akan semakin sulit. Sebab di putaran dua jadwal laga kandang dan tandang bakal lebih berat.
Aris juga tak menampik jika situasi timnya sangat tidak mudah. Mengingat Persik baru memainkan dua laga kandang dan semuanya berakhir dengan kekalahan, maka tiga pertandingan kandang berikutnya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Jujur saya musim ini jauh lebih sulit dari yang kami bayangkan sebelumnya. Daya saing di ISL memang sangat berat, apalagi persiapan Persik tidak optimal. Kami akan melakukan segala cara agar Persik bisa bertahan di ISL musim ini," beber Aris Budi Sulistyo.
Pembenahan yang dilakukan Aris dan dinilai paling mendesak adalah kondisi fisik. Pada libur kompetisi selama sebulan, porsi latihan fisik bakal diperbesar. Rencananya juga disisipi dengan jadwal ujicoba untuk memantau perkembangan performa tim.
Salah satu aspek yang masih menghantui Macan Putih adapah rendahnya kepercayaan diri pemain. Hampir di setiap pertandingan, Rendi Irawan dkk terlihat canggung dan ragu-ragu dalam pengambilan keputusan. Itu membuat organisasi tim terlihat masih kacau.
Namun Aris berkeyakinan kepercayaan diri tersebut bakal terangkat jika timnya bisa sekali saja memenangkan pertandingan. "Belum pernah menang juga menjadi problem. Kalau tim ini bisa menang, akan membawa dampak yang luar biasa. Itu yang masih kami cari," tandasnya.
April nanti adalah kans terbesar bagi Persik untuk mendapatkan angka absolut. Tim berjuluk Macan Putih bakal melakoni tiga pertandingan kandang, yakni lawan Persija Jakarta, Semen Padang dan Sriwijaya FC. Walau bobot lawan semuanya berat, tapi Persik tak memiliki pilihan lain.
Asisten Pelatih Persik Kediri Aris Budi Sulistyo mengatakan, April nanti menjadi momentum timnya untuk menghapus rentetan hasil kurang memuaskan selama ini. Dia yakin timnya masih memiliki potensi meraih angka dan meninggalkan zona degradasi.
"Semua staf pelatih akan bekerja keras memperbaiki tim agar menjadi kekuatan berbeda setelah kembali ke kompetisi April nanti. Memang kondisi psikologis tidak begitu baik karena belum pernah menang. Kami harus menyikapi itu dengan positif," ujar Aris Budi.
Tak sekadar bangkit, pertandingan pada April nanti juga menjadi penegasan awal nasib Persik di ISL 2014. Jika sampai gagal menambah angka secara signifikan, maka langkah tim pujaan Persikmania akan semakin sulit. Sebab di putaran dua jadwal laga kandang dan tandang bakal lebih berat.
Aris juga tak menampik jika situasi timnya sangat tidak mudah. Mengingat Persik baru memainkan dua laga kandang dan semuanya berakhir dengan kekalahan, maka tiga pertandingan kandang berikutnya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Jujur saya musim ini jauh lebih sulit dari yang kami bayangkan sebelumnya. Daya saing di ISL memang sangat berat, apalagi persiapan Persik tidak optimal. Kami akan melakukan segala cara agar Persik bisa bertahan di ISL musim ini," beber Aris Budi Sulistyo.
Pembenahan yang dilakukan Aris dan dinilai paling mendesak adalah kondisi fisik. Pada libur kompetisi selama sebulan, porsi latihan fisik bakal diperbesar. Rencananya juga disisipi dengan jadwal ujicoba untuk memantau perkembangan performa tim.
Salah satu aspek yang masih menghantui Macan Putih adapah rendahnya kepercayaan diri pemain. Hampir di setiap pertandingan, Rendi Irawan dkk terlihat canggung dan ragu-ragu dalam pengambilan keputusan. Itu membuat organisasi tim terlihat masih kacau.
Namun Aris berkeyakinan kepercayaan diri tersebut bakal terangkat jika timnya bisa sekali saja memenangkan pertandingan. "Belum pernah menang juga menjadi problem. Kalau tim ini bisa menang, akan membawa dampak yang luar biasa. Itu yang masih kami cari," tandasnya.
(wbs)