Diprotes fans, Lotito ogah jual Lazio
Minggu, 16 Maret 2014 - 18:46 WIB
Diprotes fans, Lotito ogah jual Lazio
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Lazio, Claudio Lotito menegaskan tidak akan menjual Biancocelesti -julukan Lazio- meski diprotes para fans. Seperti diketahui sebelumnya ribuan penggemar Lazio meninggalkan Stadion Olimpico pada pertandingan kandang melawan Atalanta untuk memprotes Lotito yang dinilai kurang mempunyai ambisi.
Lotito dituding tidak mempunyai ambisi terhadap klub oleh para pendukung Lazio, namun pemilik klub mengklaim berada di jalur yang benar bila menunjuk pada penurunan utang mereka. Kemarahan memuncak setelah pemain bintang Lazio Hernanes dijual ke inter di jendela transfer Januari, lalu. Setelahnya para fans melakukan pawai di tengah kota sebagai bagian protes dengan menyeruskan adanya investor baru.
"Para penggemar berada di pesawat yang berbeda, mereka sedang emosional dan penuh gairah yang mengharapkan dapat selalu meraih kemenangan. Mereka selalu menjadi kambing hitam, padahal presiden telah berbagi kesenangan dan rasa sakit kepada para fans," ucap Lotito seperti dilansir Football-Italia, Minggu (16/3).
"Saya harap mereka berpikir jernih dan tenang untuk memikirkan kemajuan bagi tim. Lazio merupakan tim yang berada di ambang bahaya dalam pasar saham. Terkadang hal itu memaksa kami untuk mengambil pilihan dan memilih korban, tapi para fans tidak mengerti. Mereka hanya melihat efek dan kemudian melayangkan protes," sambungnya.
Ia juga mengklai berjasa menyelamatkan Lazio dari lilitan utang ketika mengambil alih dari Sergio Cragnotti. "Tujuan saya adalah meraih Scudetto tanpa membuat bangkrut klub. Menjual Lazio tidak menjadi rencana saya, karena aspirasi saya adalah untuk mempersembahkan gelar Scudetto," tandasnya.
Lotito dituding tidak mempunyai ambisi terhadap klub oleh para pendukung Lazio, namun pemilik klub mengklaim berada di jalur yang benar bila menunjuk pada penurunan utang mereka. Kemarahan memuncak setelah pemain bintang Lazio Hernanes dijual ke inter di jendela transfer Januari, lalu. Setelahnya para fans melakukan pawai di tengah kota sebagai bagian protes dengan menyeruskan adanya investor baru.
"Para penggemar berada di pesawat yang berbeda, mereka sedang emosional dan penuh gairah yang mengharapkan dapat selalu meraih kemenangan. Mereka selalu menjadi kambing hitam, padahal presiden telah berbagi kesenangan dan rasa sakit kepada para fans," ucap Lotito seperti dilansir Football-Italia, Minggu (16/3).
"Saya harap mereka berpikir jernih dan tenang untuk memikirkan kemajuan bagi tim. Lazio merupakan tim yang berada di ambang bahaya dalam pasar saham. Terkadang hal itu memaksa kami untuk mengambil pilihan dan memilih korban, tapi para fans tidak mengerti. Mereka hanya melihat efek dan kemudian melayangkan protes," sambungnya.
Ia juga mengklai berjasa menyelamatkan Lazio dari lilitan utang ketika mengambil alih dari Sergio Cragnotti. "Tujuan saya adalah meraih Scudetto tanpa membuat bangkrut klub. Menjual Lazio tidak menjadi rencana saya, karena aspirasi saya adalah untuk mempersembahkan gelar Scudetto," tandasnya.
(akr)