New Radiant akui kehebatan Mutiara Hitam
Rabu, 19 Maret 2014 - 06:03 WIB
New Radiant akui kehebatan Mutiara Hitam
A
A
A
Sindonews.com - Persipura Jayapura tampil perkasa saat menjamu New Radiant di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (18/3). Tim Mutiara Hitam, julukan Persipura, membungkus kemengan tiga gol tanpa balas pada lanjutan Grup E Piala AFC 2014.
Kemenangan dari New Radiant yang jadi wakil Maladewa adalah poin penuh kedua Persipura saat menjamu lawan-lawannya diajang Piala AFC. Untuk kali ini, gol-gol kemenangan Persipura diawali lewat sepakan penalti Ian Louis Kabes pada menit ke- 42. Sementara dua gol tambahan, berhasil diboyong gelandang mereka Imanuel Wanggai masing-masing pada menit ke-63 dan 68.
Tiga angka tambahan setelah melibas New Radiant membuat Persipura semakin mantap di puncak klasemen sementara Grup E dengan raihan tujuh poin. Hasil itu didapat tim Mutiara Hitam, setelah di dua laga sebelumnya berhasil menundukan Churchill Brothers (India) dua gol tanpa balas, (25/2). Dan satu laga lain, bermain imbang saat ditahan Home United, 1-1, di Singapura, (11/3).
''Saya tidak perlu memberikan banyak komentar karena mereka sudah bermain dengan baik. Apa yang mereka lakukan di lapangan sudah sesuai dengan petunjuk dan instruksi yang saya berikan. Dan kemenangan ini berkat doa seluruh pendukung Persipura,''ungkap pelatih Persipura, Jacksen, selepas pertandingan.
Unggul besar dengan selisih tiga gol memang cukup mengejutkan. Apalagi Persipura harus menjalani laga ketiga di Piala AFC tanpa sang bomber andalan sekaligus kapten tim Boaz Solossa. Selain tidak diperkuat Bochi, sapaan akrab Boaz, tim besutan Jacksen F. Tiago tersebut juga minus Eddie Foday Boakay dan Domingus Fakdawer.
Hasil ini pun seolah menegaskan, jika Persipura sudah siap bersaing di Piala AFC dan juga kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Pada awal musim, banyak pihak yang meragukan tim Mutiara Hitam mampu mempertahankan performa mengkilap di musim kompetisi tahun lalu. Selain keluar sebagai juara, Persipura juga memboyong berbagai gelar individual untuk para pemainnya.
''Saat kami ada di dalam lapangan, kami hanya bermain melaksanakan semua instruksi pelatih. Dan setelah itu, saya dan teman-teman satu tim terus membina kerja sama di dalam lapangan. Kami tentu bersyukur dengan hasil yang telah didapat," papar Wanggai.
Pengakuan atas performa menawan yang diterapkan tim kebanggaan masyarakat Jayapura tersebut, juga disampaikan tim kepelatihan New Radiant. Tidak hanya sekedar memuji, New Radiant pun dinilai tidak mampu berkembang saat terus menerus mendapat tekanan dari tim Mutiara Hitam.
"Saya tidak menyangka kalau Persipura sehebat ini. Kami bahkan tidak bisa mengembangkan irama permainan. Ini mungkin karena kami baru pergantian pelatih kepala, sehingga strategi permainan juga ikut berubah," papar asisten pelatih New Radiant, Ismail Anil.
Kemenangan dari New Radiant yang jadi wakil Maladewa adalah poin penuh kedua Persipura saat menjamu lawan-lawannya diajang Piala AFC. Untuk kali ini, gol-gol kemenangan Persipura diawali lewat sepakan penalti Ian Louis Kabes pada menit ke- 42. Sementara dua gol tambahan, berhasil diboyong gelandang mereka Imanuel Wanggai masing-masing pada menit ke-63 dan 68.
Tiga angka tambahan setelah melibas New Radiant membuat Persipura semakin mantap di puncak klasemen sementara Grup E dengan raihan tujuh poin. Hasil itu didapat tim Mutiara Hitam, setelah di dua laga sebelumnya berhasil menundukan Churchill Brothers (India) dua gol tanpa balas, (25/2). Dan satu laga lain, bermain imbang saat ditahan Home United, 1-1, di Singapura, (11/3).
''Saya tidak perlu memberikan banyak komentar karena mereka sudah bermain dengan baik. Apa yang mereka lakukan di lapangan sudah sesuai dengan petunjuk dan instruksi yang saya berikan. Dan kemenangan ini berkat doa seluruh pendukung Persipura,''ungkap pelatih Persipura, Jacksen, selepas pertandingan.
Unggul besar dengan selisih tiga gol memang cukup mengejutkan. Apalagi Persipura harus menjalani laga ketiga di Piala AFC tanpa sang bomber andalan sekaligus kapten tim Boaz Solossa. Selain tidak diperkuat Bochi, sapaan akrab Boaz, tim besutan Jacksen F. Tiago tersebut juga minus Eddie Foday Boakay dan Domingus Fakdawer.
Hasil ini pun seolah menegaskan, jika Persipura sudah siap bersaing di Piala AFC dan juga kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Pada awal musim, banyak pihak yang meragukan tim Mutiara Hitam mampu mempertahankan performa mengkilap di musim kompetisi tahun lalu. Selain keluar sebagai juara, Persipura juga memboyong berbagai gelar individual untuk para pemainnya.
''Saat kami ada di dalam lapangan, kami hanya bermain melaksanakan semua instruksi pelatih. Dan setelah itu, saya dan teman-teman satu tim terus membina kerja sama di dalam lapangan. Kami tentu bersyukur dengan hasil yang telah didapat," papar Wanggai.
Pengakuan atas performa menawan yang diterapkan tim kebanggaan masyarakat Jayapura tersebut, juga disampaikan tim kepelatihan New Radiant. Tidak hanya sekedar memuji, New Radiant pun dinilai tidak mampu berkembang saat terus menerus mendapat tekanan dari tim Mutiara Hitam.
"Saya tidak menyangka kalau Persipura sehebat ini. Kami bahkan tidak bisa mengembangkan irama permainan. Ini mungkin karena kami baru pergantian pelatih kepala, sehingga strategi permainan juga ikut berubah," papar asisten pelatih New Radiant, Ismail Anil.
(aww)