Konflik Crimea berimbas ke sepak bola

Rabu, 19 Maret 2014 - 15:19 WIB
Konflik Crimea berimbas...
Konflik Crimea berimbas ke sepak bola
A A A
Sindonews.com - Dua klub yang berbasis di Crimea yakni SC Tavriya Simferopol dan FC Sevastopol sedang mempertimbangkan untuk keluar dari Liga Ukraina dan bergabung dengan Liga Rusia musim depan.
Sevastopol siap untuk menyelesaikan musim ini di Liga Ukraina tapi berharap UEFA dan FIFA mengizinkan mereka untuk bergabung dengan Liga Rusia, setelah Rusia mengambil alih semenanjung Krimea.
"Kami akan melayangkan surat itu kepada UEFA, FIFA, dan Federasi Sepak Bola Ukraina (FFU)," kata Presiden Sevastopol, Alexander Krasilnikov kepada surat kabar Rusia Sport Den Za Dnem seperti dilansir Torontosun.
"Kami melakukan hal ini bersama Tavriya. UEFA merencanakan pertemuan di Kazakhstan pada 24-25 Maret. Mungkin mereka akan mempertimbangkan permintaan kami. Ada peraturan UEFA dan kita tidak ingin menghadapi sanksi," sambungnya.
Tavriya merupakan klub pertama yang meraih gelar jura Liga Ukraina setelah negara itu merdeka dari Rusia pada 1991 silam. Perwakilan klub itu mengatakan mereka belum menghubungi para pejabat sepak bola Rusia karena mereka sedang menunggu adanya keputusan politik. Ukraina tidak mengakui perjanjian yang ditandatangani di Moskow pada hari Selasa yang menyatakan Crimea bagian dari Rusia.
"Kami belum menerima tawaran apa pun dari Football Union Rusia atau mengadakan pembicaraan sejauh ini. Untuk itu kami harus menunggu negosiasi selesai dan Crimea resmi bergabung Rusia," ucap direktur olahraga Tavriyaa, Alexander Boytsan.
"Liga Ukraina harus memutuskan apakah mereka membutuhkan klub yang berbasis di wilayah Rusia dan Liga Rusia harus memahami legitimasi itu. FIFA dan UEFA akan memutuskan hal itu," kata Boytsan.
Federasi sepak bola Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan pada situs web mereka. "Kami menjadi saksi atas situasi yang tidak stabil di negara kami yang berimbas pada sepak bola kami," ujarnya.
"Situasi yang terjadi di Crimea belakangan ini membuat dua klub itu berpikir tentang masa depan mereka. Liga Ukrainia akan meninjau ulang situasi ini dan melakukan hal terbaik yang akan ditentukan kemudian," pungkasnya.
(dka)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Berita Terkini
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
7 jam yang lalu
FIFA Terpaksa Langgar...
FIFA Terpaksa Langgar Aturan Sendiri Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris
7 jam yang lalu
Team INKAI Raih 7 Emas...
Team INKAI Raih 7 Emas di Kejuaraan Dunia SEAKF Vietnam 2026
7 jam yang lalu
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
11 jam yang lalu
FIFA Setujui Permintaan...
FIFA Setujui Permintaan Khusus ArgentinaPakai Jersey Biru Tua Saat Lawan Inggris
12 jam yang lalu
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
14 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved