GP Spanyol jadi ajang pembalasan McLaren terhadap Mercedes
Kamis, 20 Maret 2014 - 09:28 WIB
GP Spanyol jadi ajang pembalasan McLaren terhadap Mercedes
A
A
A
Sindonews.com – Kemenangan Mercedes pada seri pembuka Formula 1 musim ini di Melbourne, Australia, membuat tim McLaren ingin menyaingi kompetitornya itu yang notabenenya satu pabrikan.
Direktur McLaren, Eric Boullier, mencanangkan bahwa GP Spanyol yang berlangsung Mei mendatang, akan dijadikan sebagai ajang balas dendam.
Rookie Mclaren, Kevin Magnussen, dan pembalap senior Inggris, Jenson Button, menempati posisi kedua dan ketiga pada seri Autralia kemarin. Sementara Nico Rosberg berhasil membuat Mercedes menaiki podium pertama musim ini.
Boullier merasa kurang nyaman atas hasil kemarin, sehingga menargetkan GP kelima di Barcelona, sebagai ajang kesempatan Mclaren mengungguli rivalnya iyu.
"Memang benar bahwa Mercedes dan Williams memiliki beberapa langkah, mungkin mereka antara setengah dan tiga perempat dari satu detik lebih cepat," ucap mantan direktur tim Lotus itu seperti dilansirReuters, Rabu (19/3) waktu setempat.
"Sekarang kami bekerja sangat keras untuk mengembangan kinerja kami, karena perlu mengejar jarak dari Mercedes. Target kami adalah untuk mengejar ketinggalan di Barcelona dan tampil baik selama beberapa balapan pertama di Eropa."
"Kami sangat fokus selama musim dingin guna membangun mobil yang solid dan handal, karena kami percaya dan hasil di Australia kemarin menegaskan strategi kami bahwa kehandalan adalah kunci besar untuk mengambil poin di awal musim," tukas pria 40 tahun itu.
Direktur McLaren, Eric Boullier, mencanangkan bahwa GP Spanyol yang berlangsung Mei mendatang, akan dijadikan sebagai ajang balas dendam.
Rookie Mclaren, Kevin Magnussen, dan pembalap senior Inggris, Jenson Button, menempati posisi kedua dan ketiga pada seri Autralia kemarin. Sementara Nico Rosberg berhasil membuat Mercedes menaiki podium pertama musim ini.
Boullier merasa kurang nyaman atas hasil kemarin, sehingga menargetkan GP kelima di Barcelona, sebagai ajang kesempatan Mclaren mengungguli rivalnya iyu.
"Memang benar bahwa Mercedes dan Williams memiliki beberapa langkah, mungkin mereka antara setengah dan tiga perempat dari satu detik lebih cepat," ucap mantan direktur tim Lotus itu seperti dilansirReuters, Rabu (19/3) waktu setempat.
"Sekarang kami bekerja sangat keras untuk mengembangan kinerja kami, karena perlu mengejar jarak dari Mercedes. Target kami adalah untuk mengejar ketinggalan di Barcelona dan tampil baik selama beberapa balapan pertama di Eropa."
"Kami sangat fokus selama musim dingin guna membangun mobil yang solid dan handal, karena kami percaya dan hasil di Australia kemarin menegaskan strategi kami bahwa kehandalan adalah kunci besar untuk mengambil poin di awal musim," tukas pria 40 tahun itu.
(nug)