Sedih, Murray berusaha melupakan Ivan Lendl
Jum'at, 21 Maret 2014 - 11:37 WIB
Sedih, Murray berusaha melupakan Ivan Lendl
A
A
A
Sindonews.com - Andy Murray mengaku sedih setelah berpisah dengan pelatihnya Ivan Lendl. Juara Wimbledon itu belum siap harus berpisah dengan pelatih yang memberinya banyak gelar.
Petenis peringkat 6 dunia itu mengumumkah berpisah dengan pelatih Ivan Lendl pada Rabu kemarin. Dirinya pun mengungkapkan perasaannya setelah mengakhiri kerja sama yang sudah berjalan dua tahun lamanya.
"Malam itu sangat sulit. Dia adalah bagian besar dari hidup saya. Aku sedih karena masih berpikir orang itu hebat. Aku akan kecewa selama beberapa minggu tapi aku harus mencoba melupakannya" tegas petenis asal Inggris itu.
Lendl pertama kali bersama Murray sejak Desember 2011 silam. Selama melatih, Dia sudah mempersembahkan gelar bergengsi. Petenis 26 tahun itu dibuatnya memenangi dua gelar grand slam dan olimpiade saat masih bersama Ivan Lendl.
Petenis peringkat 6 dunia itu mengumumkah berpisah dengan pelatih Ivan Lendl pada Rabu kemarin. Dirinya pun mengungkapkan perasaannya setelah mengakhiri kerja sama yang sudah berjalan dua tahun lamanya.
"Malam itu sangat sulit. Dia adalah bagian besar dari hidup saya. Aku sedih karena masih berpikir orang itu hebat. Aku akan kecewa selama beberapa minggu tapi aku harus mencoba melupakannya" tegas petenis asal Inggris itu.
Lendl pertama kali bersama Murray sejak Desember 2011 silam. Selama melatih, Dia sudah mempersembahkan gelar bergengsi. Petenis 26 tahun itu dibuatnya memenangi dua gelar grand slam dan olimpiade saat masih bersama Ivan Lendl.
(wbs)