Persis mainkan amunisi muda lawan Timnas U-23
Senin, 24 Maret 2014 - 15:51 WIB
Persis mainkan amunisi muda lawan Timnas U-23
A
A
A
Sindonews.com - Skuad Persis Solo akan menurunkan sejumlah pemain muda saat menjamu Tim Nasional (Timnas) U-23 berlabel uji coba di Stadion Manahan Solo, Selasa (25/3). Selama ini, laga uji coba lebih diutamakan pada pemain senior yang sudah kenyang pengalaman sehingga menggusur kesempatan para talenta muda Persis.
Para pemain muda memang perlu mencicipi atmosfir pertandingan, mengingat selama mereka lebih banyak menghuni bangku cadangan. Dengan pengalaman bermain minimal dengan tim bagus, diharapkan bisa memompa motivasi pemain dalam menghadapi kompetisi Divisi Utama 2014.''Kita prioritaskan pemain yang muda-muda, biar tim kami bisa belajar banyak dari mereka (timnas U-23),''ungkap Pelatih Persis Solo Widyantoro, Senin (24/3).
Persis Solo selama ini memang lebih memberi kepercayaan kepada para pemain senior, seperti Ferry Anto dan Ainudin Devira, Robby Fajar serta Yanuar Ruspuspito di lini depan. Sebenarnya Persis memiliki Vito Chandra, namun dia lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Sama-sama pemain muda, Andrid Wibowo, pemain sayap ini pernah mencicipi uji coba, terakhir kala menghadapi PPSM Sakti Magelang. Menurut, Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa, pemain seperti Vito Chandra, Andrid Wibowo, Hendri (wing back), dan Bayu Nugroho (sayap), memang perlu mendapatkan banyak pembelajaran, karena mereka relatif masih muda.''Usia mereka di bawah 23 tahun,''jelasnya.
Lebih jauh mantan pemain BPD Jateng di era kompetisi Galatama ini mengaku senang karena dua anak asuhnya di lini depan sudah mulai pulih. Baik itu Ainudin Devira, debutan baru Persis asal Putra Madiun FC dan Ferry Anto, striker kelahiran Sukoharjo kondisinya sudah membaik.''Keduanya sudah ikut latihan pada Minggu (23/3). Sebenarnya biasanya kalau Minggu libur, berhubung ada pertandingan uji coba, akhirnya latihan seperti hari biasa,''papar dia.
Terkait dengan apakah Ainudin maupun Ferry Anto akan diturunkan, bekas pelatih PPSM Sakti Magelang itu belum bisa memberikan kepastian. Baginya pemain yang akan diturunkan adalah yang paling siap untuk tampil.''Yang siap, itu yang akan saya turunkan. Tapi untuk pemain muda, tetap diturunkan,''jelasnya.
Di sisi lain, negosiasi manajemen dengan pemain terakhir yang direkomendasi pelatih, Mbom Mbom Julien, sudah berlangsung dan belum ada kata sepakat. Sampai dengan saat ini, Mbom Julien masih dinegosiasi oleh manajemen. Dia berharap agar Mbom bisa secepatnya resmi mengenakan jersey Persis musim ini. ''Nggih (Ya, secepatnya),” tandas dia.
Para pemain muda memang perlu mencicipi atmosfir pertandingan, mengingat selama mereka lebih banyak menghuni bangku cadangan. Dengan pengalaman bermain minimal dengan tim bagus, diharapkan bisa memompa motivasi pemain dalam menghadapi kompetisi Divisi Utama 2014.''Kita prioritaskan pemain yang muda-muda, biar tim kami bisa belajar banyak dari mereka (timnas U-23),''ungkap Pelatih Persis Solo Widyantoro, Senin (24/3).
Persis Solo selama ini memang lebih memberi kepercayaan kepada para pemain senior, seperti Ferry Anto dan Ainudin Devira, Robby Fajar serta Yanuar Ruspuspito di lini depan. Sebenarnya Persis memiliki Vito Chandra, namun dia lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Sama-sama pemain muda, Andrid Wibowo, pemain sayap ini pernah mencicipi uji coba, terakhir kala menghadapi PPSM Sakti Magelang. Menurut, Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa, pemain seperti Vito Chandra, Andrid Wibowo, Hendri (wing back), dan Bayu Nugroho (sayap), memang perlu mendapatkan banyak pembelajaran, karena mereka relatif masih muda.''Usia mereka di bawah 23 tahun,''jelasnya.
Lebih jauh mantan pemain BPD Jateng di era kompetisi Galatama ini mengaku senang karena dua anak asuhnya di lini depan sudah mulai pulih. Baik itu Ainudin Devira, debutan baru Persis asal Putra Madiun FC dan Ferry Anto, striker kelahiran Sukoharjo kondisinya sudah membaik.''Keduanya sudah ikut latihan pada Minggu (23/3). Sebenarnya biasanya kalau Minggu libur, berhubung ada pertandingan uji coba, akhirnya latihan seperti hari biasa,''papar dia.
Terkait dengan apakah Ainudin maupun Ferry Anto akan diturunkan, bekas pelatih PPSM Sakti Magelang itu belum bisa memberikan kepastian. Baginya pemain yang akan diturunkan adalah yang paling siap untuk tampil.''Yang siap, itu yang akan saya turunkan. Tapi untuk pemain muda, tetap diturunkan,''jelasnya.
Di sisi lain, negosiasi manajemen dengan pemain terakhir yang direkomendasi pelatih, Mbom Mbom Julien, sudah berlangsung dan belum ada kata sepakat. Sampai dengan saat ini, Mbom Julien masih dinegosiasi oleh manajemen. Dia berharap agar Mbom bisa secepatnya resmi mengenakan jersey Persis musim ini. ''Nggih (Ya, secepatnya),” tandas dia.
(aww)