Garuda wajib menang demi ranking dunia
Rabu, 26 Maret 2014 - 03:26 WIB
Garuda wajib menang demi ranking dunia
A
A
A
Sindonews.com - Pertandingan Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam Tur Spanyol akan dibuka saat bertemu Timnas Andorra di Stadion FC Alzira, Cullera, Valencia, nanti malam. Tidak sekadar uji coba, laga tersebut juga menjadi penting masuk dalam kalender FIFA.
Target tinggi memang wajib dibidik. Apalagi laga kontra Andorra dan Kuba, (29/3), masuk dalam kalender FIFA. Dengan begitu, laga ini akan memiliki hitung-hitungan poin yang berarti juga memengaruhi peringkat Indonesia di ranking FIFA.
Jika dilihat dari segi ranking FIFA, Indonesia lebih baik dari Andorra. Jika skuad Garuda saat ini duduk di peringkat 154 dunia, sang calon lawan jauh berada di urutan 198 ranking FIFA. Jika dilihat dari fakta tersebut, bukan jadi hal sulit bagi tim besutan Alfred Riedl untuk bisa mengantongi kemenangan dari Andorra.
''Betul, laga tersebut masuk dalam kalender FIFA. Dan jadwalnya sudah ditampil di website-nya FIFA,'' ungkap Sekertaris Badan Tim Nasional (BTN), Sefdin Syaifudin.
Tapi Firman Utina dkk. tetap wajib waspada. Karena negara kecil yang tergabung dalam UEFA tersebut, dipastikan sempat menjajal tim-tim elite di Benua Biru dalam berbagai ajang internasional. Pengalaman itu tentu harus diwaspadai oleh Timnas Indonesia.
Namun dari informasi yang didapat, dari semua laga yang dimainkan tim besutan Koldo Alvarez tersebut, Andorra baru mengoleksi satu kemenangan. Yakni saat mengalahkan Macedonia 1-0 pada babak kualifikasi Piala Dunia. Catatan itu pun wajib diperhatikan skuad Garuda, jika ingin menambah poin di ranking FIFA.
Terlepas dari semua fakta tentang Andorra, Timnas Indonesia memang tidak banyak waktu untuk menyiapkan tim. Praktis, hanya ada tiga hari latihan yang dilakukan Timnas Indonesia. Dua hari di Jakarta sebelum bertolak ke Spanyol. Sementara latihan terakhir di Lapangan Hotel Parador El Saler, Valencia, Senin (23/3) pukul 09.30 waktu setempat
Tidak seperti di dua latihan di Jakarta, latihan di Spanyol dipimpin langsung oleh Riedl. Namun sayang, dari 23 pemain Timnas Indonesia yang diboyong ke Negeri Matador, latihan itu tidak diikuti oleh Diego Michiels karena mengalami sakit. Pemain naturalisasi tersebut dikabarkan mengalami radang.
Walau hanya memiliki persiapan minim ditambah kemungkinan absennya Diego di uji coba perdana, target tinggi tetaplah jadi incaran. Dan hal tersebut sudah disampaikan asisten pelatih timnas Indonesia, Widodo C Putro, sejak jauh-jauh hari. Dia menegaskan, Timnas Indonesia memasang target bisa memenangi seluruh laga uji coba.
''Persiapan memang minim, tapi kami memiliki modal yang bisa dibawa saat menjalani tur Spanyol. Semoga saja, kami bisa memenangkan semua laga uji coba di sana,''ungkap pelatih yang sempat menjadi striker Timnas Indonesia pada era 1990-an tersebut.
Setelah menjajal Andorra, skuad Garuda akan meladeni Kuba tiga hari berselang. Sementara uji coba ketiga atau terakhir di Spanyol, Timnas Indonesia akan meladeni salah satu kontestan La Liga, kompetisi teratas Spanyol, Elche, 2 April mendatang. Seperti yang disampaikan sebelumnya, lawatan Timnas Indonesia ke Spanyol sebagai persiapan sebelum berlaga di Piala AFF 2014.
Perakiraan Susunan Pemain ;
Indonesia (4-4-2) ;
I Made Wirawan; M. Roby, Achmad Jupriyanto, Ricardo Salampessy, Novan Setya; Raphael Maitimo, Firman Utina, Manahati Lestusen, Bayu Gatra; Greg Nwokolo, Zulham Zamrun
Pelatih ; Alfred Riedl
Andorra (4-4-2) ;
Jose Antonio; Txema Garcia, Jordi Escura, Victor Rodriguez Soria, Marc Bernaus; Marcio Vieira, Xavier Andorra, Alex Samoza, Marc Pujol; Sergi Moreno, Gabi Riera
Pelatih ; Koldo Alvarez
Target tinggi memang wajib dibidik. Apalagi laga kontra Andorra dan Kuba, (29/3), masuk dalam kalender FIFA. Dengan begitu, laga ini akan memiliki hitung-hitungan poin yang berarti juga memengaruhi peringkat Indonesia di ranking FIFA.
Jika dilihat dari segi ranking FIFA, Indonesia lebih baik dari Andorra. Jika skuad Garuda saat ini duduk di peringkat 154 dunia, sang calon lawan jauh berada di urutan 198 ranking FIFA. Jika dilihat dari fakta tersebut, bukan jadi hal sulit bagi tim besutan Alfred Riedl untuk bisa mengantongi kemenangan dari Andorra.
''Betul, laga tersebut masuk dalam kalender FIFA. Dan jadwalnya sudah ditampil di website-nya FIFA,'' ungkap Sekertaris Badan Tim Nasional (BTN), Sefdin Syaifudin.
Tapi Firman Utina dkk. tetap wajib waspada. Karena negara kecil yang tergabung dalam UEFA tersebut, dipastikan sempat menjajal tim-tim elite di Benua Biru dalam berbagai ajang internasional. Pengalaman itu tentu harus diwaspadai oleh Timnas Indonesia.
Namun dari informasi yang didapat, dari semua laga yang dimainkan tim besutan Koldo Alvarez tersebut, Andorra baru mengoleksi satu kemenangan. Yakni saat mengalahkan Macedonia 1-0 pada babak kualifikasi Piala Dunia. Catatan itu pun wajib diperhatikan skuad Garuda, jika ingin menambah poin di ranking FIFA.
Terlepas dari semua fakta tentang Andorra, Timnas Indonesia memang tidak banyak waktu untuk menyiapkan tim. Praktis, hanya ada tiga hari latihan yang dilakukan Timnas Indonesia. Dua hari di Jakarta sebelum bertolak ke Spanyol. Sementara latihan terakhir di Lapangan Hotel Parador El Saler, Valencia, Senin (23/3) pukul 09.30 waktu setempat
Tidak seperti di dua latihan di Jakarta, latihan di Spanyol dipimpin langsung oleh Riedl. Namun sayang, dari 23 pemain Timnas Indonesia yang diboyong ke Negeri Matador, latihan itu tidak diikuti oleh Diego Michiels karena mengalami sakit. Pemain naturalisasi tersebut dikabarkan mengalami radang.
Walau hanya memiliki persiapan minim ditambah kemungkinan absennya Diego di uji coba perdana, target tinggi tetaplah jadi incaran. Dan hal tersebut sudah disampaikan asisten pelatih timnas Indonesia, Widodo C Putro, sejak jauh-jauh hari. Dia menegaskan, Timnas Indonesia memasang target bisa memenangi seluruh laga uji coba.
''Persiapan memang minim, tapi kami memiliki modal yang bisa dibawa saat menjalani tur Spanyol. Semoga saja, kami bisa memenangkan semua laga uji coba di sana,''ungkap pelatih yang sempat menjadi striker Timnas Indonesia pada era 1990-an tersebut.
Setelah menjajal Andorra, skuad Garuda akan meladeni Kuba tiga hari berselang. Sementara uji coba ketiga atau terakhir di Spanyol, Timnas Indonesia akan meladeni salah satu kontestan La Liga, kompetisi teratas Spanyol, Elche, 2 April mendatang. Seperti yang disampaikan sebelumnya, lawatan Timnas Indonesia ke Spanyol sebagai persiapan sebelum berlaga di Piala AFF 2014.
Perakiraan Susunan Pemain ;
Indonesia (4-4-2) ;
I Made Wirawan; M. Roby, Achmad Jupriyanto, Ricardo Salampessy, Novan Setya; Raphael Maitimo, Firman Utina, Manahati Lestusen, Bayu Gatra; Greg Nwokolo, Zulham Zamrun
Pelatih ; Alfred Riedl
Andorra (4-4-2) ;
Jose Antonio; Txema Garcia, Jordi Escura, Victor Rodriguez Soria, Marc Bernaus; Marcio Vieira, Xavier Andorra, Alex Samoza, Marc Pujol; Sergi Moreno, Gabi Riera
Pelatih ; Koldo Alvarez
(aww)