Simeone tertawakan tudingan konspirasi pemain Madrid
Rabu, 26 Maret 2014 - 14:31 WIB
Simeone tertawakan tudingan konspirasi pemain Madrid
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengatakan protes dan tudingan yang dibuat oleh para pemain Real Madrid tentang kinerja wasit dilaga El Clascio telah membuatnya tertawa. Seperti diketahui Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo mengklaim ada konspirasi untuk membuat Los Blancos -julukan Madrid- kalah dari Barcelona.
Madrid sendiri dipaksa menelan kekalahan di depan publik Santiago Bernabeu oleh Barcelona dengan skor 4-3, akhir pekan kemarin. Dalam laga bertajuk El Clasico itu memang syarat drama dengan keluarnya satu kartu merah dan tiga hadiah penalti. "Tuduhan yang buat oleh Madrid membuat saya harus tertawa kencang," ucap Simeone seperti dilansir Football-Espana, Rabu (26/3).
Sementara juru taktik asal Argentina itu menilai tim asuhannya masih menjadi favorit ketiga untuk meraih gelar juara La Liga, Spanyol meski Atletico saat ini berada di puncak klasemen. "Madrid dan Barca masih menjadi tim favorit, mereka mempunyai segalanya untuk meraih gelar juara musim ini," sambungnya.
"Jika hanya tersisa dua atau tiga pertandingan, mungkin akan berbeda. Tapi kami perlu memenangkan semua pertandingan dan itu akan sangat sulit. Kami hanya perlu bertandingan dan melihat peluang, sembilan laga tersisa masih sangat panjang," tandasnya.
Madrid sendiri dipaksa menelan kekalahan di depan publik Santiago Bernabeu oleh Barcelona dengan skor 4-3, akhir pekan kemarin. Dalam laga bertajuk El Clasico itu memang syarat drama dengan keluarnya satu kartu merah dan tiga hadiah penalti. "Tuduhan yang buat oleh Madrid membuat saya harus tertawa kencang," ucap Simeone seperti dilansir Football-Espana, Rabu (26/3).
Sementara juru taktik asal Argentina itu menilai tim asuhannya masih menjadi favorit ketiga untuk meraih gelar juara La Liga, Spanyol meski Atletico saat ini berada di puncak klasemen. "Madrid dan Barca masih menjadi tim favorit, mereka mempunyai segalanya untuk meraih gelar juara musim ini," sambungnya.
"Jika hanya tersisa dua atau tiga pertandingan, mungkin akan berbeda. Tapi kami perlu memenangkan semua pertandingan dan itu akan sangat sulit. Kami hanya perlu bertandingan dan melihat peluang, sembilan laga tersisa masih sangat panjang," tandasnya.
(akr)