Jaga ritme dan performa, Persela serius uji coba
Kamis, 27 Maret 2014 - 14:38 WIB
Jaga ritme dan performa, Persela serius uji coba
A
A
A
Sindonews.com - Persela Lamongan menjajal tim Divisi Utama Persekap Pasuruan demi mengisi libur kompetisi Indonesia Super League (ISL). Uji coba bakal dihelat di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (28/3). Laga ini menjadi uji coba pertama bagi Persela di masa rehat.
Melihat bobot lawan yang berada di bawah level Laskar Joko Tingkir, tampaknya Persela bakal tak kesulitan mengatasi Persekap. Hanya saja pelatih tidak menekankan pada hasil di pertandingan ini, namun lebih menjaga ritme permainan tim.
''Saya harus mempertahankan ritme permainan anak-anak. Saya rasa Persekap menjadi lawan yang bagus dalam uji coba nanti. Soal hasil saya tidak begitu menekankan. Hanya saja semua elemen tim harus tetap serius,''tutur Pelatih Persela Eduard Tjong.
Pada uji coba ini Persela tidak akan diperkuat dua pemainnya, yakni kiper Khoirul Huda dan Eky Taufik yang tengah bertugas di tim nasional. Walau begitu, Eduard Tjong tidak mempersoalkan absennya dua pemain tersebut. Huda dan Eky sendiri baru kembali ke Lamongan awal April.
Pelatih berupaya melibatkan semua pemain di pertandingan tersebut, mengingat mereka sudah lama tidak bertanding.''Mungkin semua pemain akan mendapatkan kesempatan bermain agar tidak kehilangan sentuhan karena lama tidak bertanding,''tambah Eduard.
Staf pelatih Laskar Joko Tingkir memiliki tanggung jawab untuk menjaga performa Serdjan Lopicic dkk. Persela sudah cukup mapan di pertandingan kandang setelah menorehkan kemenangan beruntun atas PSM Makassar dan Persepam Madura United.
Target berikutnya, minimal Persela harus bisa melanjutkan kemenangan di dua partai kandang lawan Persiram Raja Ampat dan Persiba Bantul, 15 dan 19 April. Jika dua laga itu bisa dilalui dengan gemilang, maka mental tim biru langit diprediksi jauh lebih nyaman.
''Pertandingan masih dua minggu lebih. Kalau bisa ada uji coba lagi di awal April agar organisasi pemain bisa stabil atau minimal tak ada penurunan. Selain itu juga agar pemain tidak jenuh dengan rutinitas latihan biasa,''tandas eks pelatih Persis Solo ini.
Kondisi Persela Lamongan hingga kini cukup sempurna jika dilihat dari kelengkapan komposisi tim. Sejak berjibaku di Indonesia Super League (ISL) 2014, tidak ada gangguan cedera serius yang melanda pemain sehingga pelatih bisa menurunkan skema secara maksimal.
Eduard Tjong juga meminta pasukannya memperhatikan aspek kebugaran artinya berupaya menghindari cedera saat uji coba. Sangat beralasan mengingat tim kebanggaan LA Mania mulai menemukan formasi terbaik belakangan ini.
Melihat bobot lawan yang berada di bawah level Laskar Joko Tingkir, tampaknya Persela bakal tak kesulitan mengatasi Persekap. Hanya saja pelatih tidak menekankan pada hasil di pertandingan ini, namun lebih menjaga ritme permainan tim.
''Saya harus mempertahankan ritme permainan anak-anak. Saya rasa Persekap menjadi lawan yang bagus dalam uji coba nanti. Soal hasil saya tidak begitu menekankan. Hanya saja semua elemen tim harus tetap serius,''tutur Pelatih Persela Eduard Tjong.
Pada uji coba ini Persela tidak akan diperkuat dua pemainnya, yakni kiper Khoirul Huda dan Eky Taufik yang tengah bertugas di tim nasional. Walau begitu, Eduard Tjong tidak mempersoalkan absennya dua pemain tersebut. Huda dan Eky sendiri baru kembali ke Lamongan awal April.
Pelatih berupaya melibatkan semua pemain di pertandingan tersebut, mengingat mereka sudah lama tidak bertanding.''Mungkin semua pemain akan mendapatkan kesempatan bermain agar tidak kehilangan sentuhan karena lama tidak bertanding,''tambah Eduard.
Staf pelatih Laskar Joko Tingkir memiliki tanggung jawab untuk menjaga performa Serdjan Lopicic dkk. Persela sudah cukup mapan di pertandingan kandang setelah menorehkan kemenangan beruntun atas PSM Makassar dan Persepam Madura United.
Target berikutnya, minimal Persela harus bisa melanjutkan kemenangan di dua partai kandang lawan Persiram Raja Ampat dan Persiba Bantul, 15 dan 19 April. Jika dua laga itu bisa dilalui dengan gemilang, maka mental tim biru langit diprediksi jauh lebih nyaman.
''Pertandingan masih dua minggu lebih. Kalau bisa ada uji coba lagi di awal April agar organisasi pemain bisa stabil atau minimal tak ada penurunan. Selain itu juga agar pemain tidak jenuh dengan rutinitas latihan biasa,''tandas eks pelatih Persis Solo ini.
Kondisi Persela Lamongan hingga kini cukup sempurna jika dilihat dari kelengkapan komposisi tim. Sejak berjibaku di Indonesia Super League (ISL) 2014, tidak ada gangguan cedera serius yang melanda pemain sehingga pelatih bisa menurunkan skema secara maksimal.
Eduard Tjong juga meminta pasukannya memperhatikan aspek kebugaran artinya berupaya menghindari cedera saat uji coba. Sangat beralasan mengingat tim kebanggaan LA Mania mulai menemukan formasi terbaik belakangan ini.
(aww)