AS tunjuk legenda Jerman jadi penasihat khusus
Senin, 31 Maret 2014 - 21:20 WIB
AS tunjuk legenda Jerman jadi penasihat khusus
A
A
A
Sindonews.com - Mantan peraih gelar juara Piala Dunia bersama Jerman, Berti Vogts telah ditunjuk sebagai penasihat khusus untuk pelatih timnas Amerika Serikat, Juergen Klinsmann. Vogts sendiri merupakan bagian dari skuat Jerman yang memenangkan trofi Piala Dunia 1974, dan pengalamannya diharapkan dapat membantu AS berjaya di Brasil, musim panas nanti.
Klinsmann mengatakan pengalaman Vogts akan menjadi kunci Amerika Serikat yang akan menghadapi Jerman, Portugal, dan Ghana di Grup G putaran final Piala Dunia 2014 Brasil. Dalam menjalankan perannya, Vogts yang telah mengoleksi 96 caps bersama skuat Jerman akan membantu mengembangkan teknik pelatihan, pencarian bakat dan bakal mendampingi tim di Brasil.
"Kami sangat senang, Vogts bergabung dengan kami sebagai penasihat. Saya yakin pengetahuan yang banyak serta pengalamannya akan sangat membantu tim maupun pelatih. Dia mengetahui apa yang harus dilakukan untuk meraih sukses pada level tertinggi," terang Klinsmann seperti dilansir Soccerway, Senin (31/3).
"Dia pelatih saya untuk Jerman pada 1990-an dan kami memiliki hubungan yang hebat. Melalui waktu sebagai pelatih kepala Skotlandia, Nigeria, dan Azerbaijan, dia jelas sangat akrab dengan lawan kami di babak penyisihan grup Piala Dunia. Bagi kami ini adalah bonus besar," tandasnya.
Klinsmann mengatakan pengalaman Vogts akan menjadi kunci Amerika Serikat yang akan menghadapi Jerman, Portugal, dan Ghana di Grup G putaran final Piala Dunia 2014 Brasil. Dalam menjalankan perannya, Vogts yang telah mengoleksi 96 caps bersama skuat Jerman akan membantu mengembangkan teknik pelatihan, pencarian bakat dan bakal mendampingi tim di Brasil.
"Kami sangat senang, Vogts bergabung dengan kami sebagai penasihat. Saya yakin pengetahuan yang banyak serta pengalamannya akan sangat membantu tim maupun pelatih. Dia mengetahui apa yang harus dilakukan untuk meraih sukses pada level tertinggi," terang Klinsmann seperti dilansir Soccerway, Senin (31/3).
"Dia pelatih saya untuk Jerman pada 1990-an dan kami memiliki hubungan yang hebat. Melalui waktu sebagai pelatih kepala Skotlandia, Nigeria, dan Azerbaijan, dia jelas sangat akrab dengan lawan kami di babak penyisihan grup Piala Dunia. Bagi kami ini adalah bonus besar," tandasnya.
(akr)