Bukan uji coba biasa
Senin, 31 Maret 2014 - 22:06 WIB
Bukan uji coba biasa
A
A
A
Sindonews.com -- Skuad Juku Eja PSM bakal menantang Semen Padang FC (SPFC) di markas kesebasarnnya di stadion H Agus Salim Padang, dilaga uji coba besok. Namun, bagi kedua tim ini, laga tersebut bukan hanya sekedar uji coba.
Memang tiga tahun belakangan pertemuan kedua keseblasan tersebut, selalu diwarnai dengan panasnya persaingan. Pasalnya laga kedua tim ini memang sarat akan gengsi masing-masing. Bukan hanya itu, belakangan duel antara Kabau Sirah julukan SPFC, dan skuad Juku Eja julukan PSM selalu tersaji dengan menarik.
Seperti saat tahun 2010, laga yang dilakukan pada Liga Super Indonesia tersebut harus berakhir dengan rusuh, setelah tim asal Padang ini berhasil membobol gawang PSM di kandangnya sendiri yakni stadion Mattoanging, hingga berakhir dengan hasil 1-0 atas kemenangan SPFC. Dilaga ini pula PSM keluar dari LSI dan bergabung di Liga Prima Indonesia (LPI).
Selanjutnya, di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) SPFC dan PSM kembali berkompetisi diliga yang sama. Akibatnya, laga kedua tim ini bisa dikata big match. 2011 kedua tim kembali bertemu di stadion Mattoanging, laga panas kembali tersaji, meski pertandingan tersebut harus berakhir 1-1 di kandang Pasukan Ramang.
Tidak sampai di situ, tahun 2013 dikompetisi IPL, kedua tim ini kembali berduel di stadion kebanggaan masyarakat Makassar, lagi-lagi PSM dan SPFC memperlihatkan pertandingan seru, meski skuad Juku Eja harus takluk 0-1 atas Semen Padang. Dan pertandingan sempat terhenti akibat kericuhan oleh suporter PSM yang menganggap keputusan wasit kerap merugikan tim PSM.
Terakhir, Pasukan Ramang kembali harus takluk di stadion Agus Salim Padang, sebelum kompetisi IPL tidak diakui lagi, SPFC berhasil mempecundangi tim tertua di Indonesia tersebut dengan skor 2-0 tanpa balas. Setelah laga ini, kedua tim kembali bertemu meski hanya laga uji coba.
SPFC dan PSM memang sama-sama berkompetisi di ISL, namun mereka tepisah, PSM basik di wilayah timur sementara SPfc berada di wilayah Barat. Bukan hanya itu, tim asal Padang ini juga sudah berada di posisi lima besar, sementara tim asuhan Rudy William Keltjes, masih bercokol di posisi kesembilan klasemen sementara ISL wilayah timur.
Bertemu dengan Semen Padang dilaga persahabata, tim skuad Juku Eja berusaha memantapkan skuadnya sebelum menjalani tur ke Papua pertengahan April mendatang. Selain itu, Pasukan Ramang juga mengusung misi balas dendam, pasalnya dua laga terakhir, PSM terus dipermalukan oleh Kabau Sirah.
Rudy William Keltjes, pelatih kepala PSM mengatakan, laga uji coba ini memang merupakan laga yang tepat buat tim yang diasuhnya, pasalnya dirinya berusaha memantapkan skuadnya. "Memang lawan Semen Padang merupakan hal yang tepat, karena kita butuh lawan yang seimbang," kata dia saat dikonfirmasi.
Kendati demikian, dirinya berharap agar timnya bisa maksimal menghadapi lawannya tersebut, meski hanya laga uji coba. "Kita berusaha melihat bagaimana kerangka tim nanti. Setelah laga ini, pasti kami akan lakukan evaluasi lagi," paparnya.
Sementara itu, pelatih Semen Padang FC, Jafri Sastra mengatakan, dirinya senang karena bisa melakukan laga uji coba melawan PSM. Melawan tim dari wilayah timur ini, dirinya berharap akan melihat kekuatan timnya sebelum kompetisi kembali bergulir. "Mudah-mudahan ini bisa kita jadikan evaluasi, agar perfoma tim bisa lebih baik lagi," ungkapnya.
Memang tiga tahun belakangan pertemuan kedua keseblasan tersebut, selalu diwarnai dengan panasnya persaingan. Pasalnya laga kedua tim ini memang sarat akan gengsi masing-masing. Bukan hanya itu, belakangan duel antara Kabau Sirah julukan SPFC, dan skuad Juku Eja julukan PSM selalu tersaji dengan menarik.
Seperti saat tahun 2010, laga yang dilakukan pada Liga Super Indonesia tersebut harus berakhir dengan rusuh, setelah tim asal Padang ini berhasil membobol gawang PSM di kandangnya sendiri yakni stadion Mattoanging, hingga berakhir dengan hasil 1-0 atas kemenangan SPFC. Dilaga ini pula PSM keluar dari LSI dan bergabung di Liga Prima Indonesia (LPI).
Selanjutnya, di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) SPFC dan PSM kembali berkompetisi diliga yang sama. Akibatnya, laga kedua tim ini bisa dikata big match. 2011 kedua tim kembali bertemu di stadion Mattoanging, laga panas kembali tersaji, meski pertandingan tersebut harus berakhir 1-1 di kandang Pasukan Ramang.
Tidak sampai di situ, tahun 2013 dikompetisi IPL, kedua tim ini kembali berduel di stadion kebanggaan masyarakat Makassar, lagi-lagi PSM dan SPFC memperlihatkan pertandingan seru, meski skuad Juku Eja harus takluk 0-1 atas Semen Padang. Dan pertandingan sempat terhenti akibat kericuhan oleh suporter PSM yang menganggap keputusan wasit kerap merugikan tim PSM.
Terakhir, Pasukan Ramang kembali harus takluk di stadion Agus Salim Padang, sebelum kompetisi IPL tidak diakui lagi, SPFC berhasil mempecundangi tim tertua di Indonesia tersebut dengan skor 2-0 tanpa balas. Setelah laga ini, kedua tim kembali bertemu meski hanya laga uji coba.
SPFC dan PSM memang sama-sama berkompetisi di ISL, namun mereka tepisah, PSM basik di wilayah timur sementara SPfc berada di wilayah Barat. Bukan hanya itu, tim asal Padang ini juga sudah berada di posisi lima besar, sementara tim asuhan Rudy William Keltjes, masih bercokol di posisi kesembilan klasemen sementara ISL wilayah timur.
Bertemu dengan Semen Padang dilaga persahabata, tim skuad Juku Eja berusaha memantapkan skuadnya sebelum menjalani tur ke Papua pertengahan April mendatang. Selain itu, Pasukan Ramang juga mengusung misi balas dendam, pasalnya dua laga terakhir, PSM terus dipermalukan oleh Kabau Sirah.
Rudy William Keltjes, pelatih kepala PSM mengatakan, laga uji coba ini memang merupakan laga yang tepat buat tim yang diasuhnya, pasalnya dirinya berusaha memantapkan skuadnya. "Memang lawan Semen Padang merupakan hal yang tepat, karena kita butuh lawan yang seimbang," kata dia saat dikonfirmasi.
Kendati demikian, dirinya berharap agar timnya bisa maksimal menghadapi lawannya tersebut, meski hanya laga uji coba. "Kita berusaha melihat bagaimana kerangka tim nanti. Setelah laga ini, pasti kami akan lakukan evaluasi lagi," paparnya.
Sementara itu, pelatih Semen Padang FC, Jafri Sastra mengatakan, dirinya senang karena bisa melakukan laga uji coba melawan PSM. Melawan tim dari wilayah timur ini, dirinya berharap akan melihat kekuatan timnya sebelum kompetisi kembali bergulir. "Mudah-mudahan ini bisa kita jadikan evaluasi, agar perfoma tim bisa lebih baik lagi," ungkapnya.
(wbs)