Suharno: Tiga poin wajib didapat
Selasa, 15 April 2014 - 15:18 WIB
Suharno: Tiga poin wajib didapat
A
A
A
Sindonews.com - Arema Indonesia wajib meraih tiga angka wajib meraih tiga angka penuh saat menjamu Selangor FA dalam alaga lanjutan Grup F AFC CUp, Rabu (16/4) di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pasalnya, kemenangan akan mendekatkan Arema ke babak 16 besar. Hal itu pun diakui sang arsitek Singo Edan, Suharno.
“Kalau ingin lolos ya wajib tiga poin. Karena Selangor pun juga ingin lolos dan meraih tiga poin,” pungkas Suharno ketika dihubungi, Selasa (15/4).
Partai ini memang bisa dibilang partai hidup mati bagi Arema. Gustavo Lopez dkk kini duduk diposisi runner up dengan poin tujuh, terpaut lima angka dari Hanoi T&T yang duduk di puncak klasemen dengan poin 12.
Kekalahan melawan Selangor akan membuat Arema berada dalam masalah. Pasalnya, itu akan membuat mereka turun keposisi ketiga yang saat ini dihuni Selangor.
Tak hanya itu, situasi akan semakin pelik bagi Arema karena akan berhadapan dengan Hanoi T&T di Vietnam di partai terakhir Grup F (23/4). Hanoi sendiri mengalahkan Arema 3-1 partai kedua Grup F, di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Suharno mengungkapkan, untuk merebut tiga angka, dirinya berharap bantuan dari para Aremania yang diperkirakan akan memenuhi Kanjuruhan. Faktor bermain di kandang inilah yang dinilai Suharno bisa menjadi keuntungan bagi timnya.
Di ISL musim ini, Arema memang belum terkalahkan di partai kandang. Dari tiga partai kandang yang sudah dijalani, kemenangan berhasil diraih tim yang berdiri tahun 1987 itu. Produktivitas gol Christian Gonzales dkk pun cukup bagus dengan mengemas 11 gol.
“Bermain di kandang menjadi keuntungan bagi kami dan kami harap dapat berpengaruh,” ujar Suharno.
“Kalau ingin lolos ya wajib tiga poin. Karena Selangor pun juga ingin lolos dan meraih tiga poin,” pungkas Suharno ketika dihubungi, Selasa (15/4).
Partai ini memang bisa dibilang partai hidup mati bagi Arema. Gustavo Lopez dkk kini duduk diposisi runner up dengan poin tujuh, terpaut lima angka dari Hanoi T&T yang duduk di puncak klasemen dengan poin 12.
Kekalahan melawan Selangor akan membuat Arema berada dalam masalah. Pasalnya, itu akan membuat mereka turun keposisi ketiga yang saat ini dihuni Selangor.
Tak hanya itu, situasi akan semakin pelik bagi Arema karena akan berhadapan dengan Hanoi T&T di Vietnam di partai terakhir Grup F (23/4). Hanoi sendiri mengalahkan Arema 3-1 partai kedua Grup F, di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Suharno mengungkapkan, untuk merebut tiga angka, dirinya berharap bantuan dari para Aremania yang diperkirakan akan memenuhi Kanjuruhan. Faktor bermain di kandang inilah yang dinilai Suharno bisa menjadi keuntungan bagi timnya.
Di ISL musim ini, Arema memang belum terkalahkan di partai kandang. Dari tiga partai kandang yang sudah dijalani, kemenangan berhasil diraih tim yang berdiri tahun 1987 itu. Produktivitas gol Christian Gonzales dkk pun cukup bagus dengan mengemas 11 gol.
“Bermain di kandang menjadi keuntungan bagi kami dan kami harap dapat berpengaruh,” ujar Suharno.
(dka)