Hamilton Lancarkan Perang Mental dengan Rosberg
Sabtu, 24 Mei 2014 - 10:51 WIB
Hamilton Lancarkan Perang Mental dengan Rosberg
A
A
A
MONACO - Pembalap asal Inggris, Lewis Hamilton mulai melancarkan perang mental dengan rekan setimnya Nico Rosberg jelang balapan Grand Prix (GP) Monaco, akhir pekan ini. Seperti diketahui duo Mercedes itu memang saling bersaing untuk mendominasi Formula 1 di awal musim ini. Meski menolak dikatakan selalu mengabaikan rekan setimnya, Hamilton mengatakan situasi mereka sangat berbeda.
"Biarkan saya mengatakan ini. Saya datang dari tempat yang tidak terkenal di Stevenage dan tinggal di sofa apartemen ayah saya. Sementara Nico dibesarkan di Monaco dengan hotel dan kapal pesiar dan semua jenis kemewahan. Sehingga rasa lapar saya berbeda," ucap Hamilton seperti dilansir Crash, Sabtu (24/5).
"Saya ingin menjadi pembalap yang selalu lapar gelar ketika berada di kokpit selama 22 balapan musim ini. Jika saya datang ke sini dengan keyakinan Nico haus lapar gelar seperti saya, mungkin ini saatnya pergi. Saya selalu ingin meraih kemenangan dan menjadi juara dunia," sambungnya.
Hamilton dan Rosberg sendiri berpeluang saling bersaing sengit untuk meraih gelar juara, setelah keduanya sangat kompetitif di awal musim ini. "Ini tentang meraih kesempatan ketika Anda memilikinya. Saya tidak pernah bermimpi mendapatkan mobil yang lebih baik dari ini, jadi saya akan menggunakannya sebagai keuntungan," tandasnya.
"Biarkan saya mengatakan ini. Saya datang dari tempat yang tidak terkenal di Stevenage dan tinggal di sofa apartemen ayah saya. Sementara Nico dibesarkan di Monaco dengan hotel dan kapal pesiar dan semua jenis kemewahan. Sehingga rasa lapar saya berbeda," ucap Hamilton seperti dilansir Crash, Sabtu (24/5).
"Saya ingin menjadi pembalap yang selalu lapar gelar ketika berada di kokpit selama 22 balapan musim ini. Jika saya datang ke sini dengan keyakinan Nico haus lapar gelar seperti saya, mungkin ini saatnya pergi. Saya selalu ingin meraih kemenangan dan menjadi juara dunia," sambungnya.
Hamilton dan Rosberg sendiri berpeluang saling bersaing sengit untuk meraih gelar juara, setelah keduanya sangat kompetitif di awal musim ini. "Ini tentang meraih kesempatan ketika Anda memilikinya. Saya tidak pernah bermimpi mendapatkan mobil yang lebih baik dari ini, jadi saya akan menggunakannya sebagai keuntungan," tandasnya.
(akr)