Juanma: Ini Sudah Berakhir
Sabtu, 13 September 2014 - 17:16 WIB
Juanma: Ini Sudah Berakhir
A
A
A
LAS VEGAS - Juan Manuel "Juanma" Lopez, mantan juara dunia tinju kelas bulu WBO dan bantam super WBO, tampaknya sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri karirnya di dunia tinju profesional, pasca kekalahan knockout dalam dua penampilan terakhirnya.
Petinju 31 tahun menuai itu kekalahan knockout di ronde kedua dari juara dunia kelas bulu interim WBA, Jesus Marcelo Andres Cuellar pada pertarungan di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat, Jumat (12/9) WIB.
"Ini sudah berakhir. Saya akan pulang ke Puerto Rico dan berbicara dengan keluarga saya, tetapi itu tampaknya adalah (keputusan pensiun) itu. Dia (Cuellar) juara hebat, penuh kekuatan dan mudah, dan saya sama (saat seusianya)," tutur Juanma, dikutip Boxing Scene.
Keinginan Juanma untuk gantung sarung tinju mendapatkan dukungan dari pelatih Cuellar, Robert Garcia. "Kami berbicara di dalam ring. Saya menghampiri sudutnya ketika dia berada di bangku, dan saya melepas sarung tangannya. Saya bilang padanya, 'Juanma Anda telah menjadi juara besar, Puerto Rico menghormati Anda dan Anda telah memiliki karir yang hebat'. Timnya menyahut, 'itulah, tidak lebih," ujar Garcia.
"Dan saya mengatakan kepada mereka, itu adalah keputusan besar. Itulah yang saya katakan kepadanya ketika menghampirinya. Dia memiliki karir yang hebat dan kami akan selalu mendukungnya. Seluruh timnya sepakat. Juanma tidak mengatakan apa-apa, tapi timnya yang berbicara," pungkas Garcia yang juga melatih adiknya Mikey Garcia yang juga pernah meng-KO Juanma tahun lalu.
Sejauh ini, petinju kelahiran 30 Juni 1983 tersebut sudah melakoni 39 laga tinju profesional dengan hasil 34 kemenangan (31KO) dan lima kekalahan, seluruh kekalahan Juanma dideritanya dengan kekalahan KO.
Petinju 31 tahun menuai itu kekalahan knockout di ronde kedua dari juara dunia kelas bulu interim WBA, Jesus Marcelo Andres Cuellar pada pertarungan di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat, Jumat (12/9) WIB.
"Ini sudah berakhir. Saya akan pulang ke Puerto Rico dan berbicara dengan keluarga saya, tetapi itu tampaknya adalah (keputusan pensiun) itu. Dia (Cuellar) juara hebat, penuh kekuatan dan mudah, dan saya sama (saat seusianya)," tutur Juanma, dikutip Boxing Scene.
Keinginan Juanma untuk gantung sarung tinju mendapatkan dukungan dari pelatih Cuellar, Robert Garcia. "Kami berbicara di dalam ring. Saya menghampiri sudutnya ketika dia berada di bangku, dan saya melepas sarung tangannya. Saya bilang padanya, 'Juanma Anda telah menjadi juara besar, Puerto Rico menghormati Anda dan Anda telah memiliki karir yang hebat'. Timnya menyahut, 'itulah, tidak lebih," ujar Garcia.
"Dan saya mengatakan kepada mereka, itu adalah keputusan besar. Itulah yang saya katakan kepadanya ketika menghampirinya. Dia memiliki karir yang hebat dan kami akan selalu mendukungnya. Seluruh timnya sepakat. Juanma tidak mengatakan apa-apa, tapi timnya yang berbicara," pungkas Garcia yang juga melatih adiknya Mikey Garcia yang juga pernah meng-KO Juanma tahun lalu.
Sejauh ini, petinju kelahiran 30 Juni 1983 tersebut sudah melakoni 39 laga tinju profesional dengan hasil 34 kemenangan (31KO) dan lima kekalahan, seluruh kekalahan Juanma dideritanya dengan kekalahan KO.
(nug)