Marussia Putuskan Tinggalkan Bianchi
Jum'at, 10 Oktober 2014 - 13:51 WIB
Marussia Putuskan Tinggalkan Bianchi
A
A
A
SOCHI - Tim Marussia telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Jules Bianchi untuk meneruskan lomba balap mobil Formula 1. Keputusan ini terpaksa mengingat mereka harus tetap turun di seri ke-15 yang akan berlangsung di Sochi, Rusia, Minggu (12/10).
Dengan begitu, tim yang berbasis di Inggris akan turun dengan satu pembalap, Max Chilton. "Tim telah menulis surat pada panitia perlombaan bahwa kami tidak menurunkan dua mobil," bunyi pernyataan tim yang dilansir reuters, Jumat (10/10).
Bianchi merupakan pembalap utama di tim yang dimiliki Andrey Cheglakov yang notabene orang Rusia. Sebelumnya, mereka telah mencadangkan Alexander Rossi sebagai pembalap kedua. Namun, karena ingin menghormati Bianchi yang tengah berjuang dengan maut akhirnya diputuskan hanya turun dengan satu mobil.
"Tim tetap kuat meski dengan satu mobil. Ini terpaksa dilakukan di mana kami sedang menjalani akhir pekan yang sulit. Kru Bianchi pun telah menyiapkan mobil kedua dan telah ada di pit," bunyi pernyataan tim itu lagi.
Untuk memberikan dukungan kepada Bianchi, tim juga telah memberikan desain grafis pada mobilnya, #JB 17. Bentuk dukungan juga akan diberikan Chilton yang akan menggoreskan grafis di helmnya, Tous Avec Jules #17.
Chilton sendiri sampai sekarang sulit mencari kata-kata untuk menggambarkan perasaanya terkait kecelakaan maut tersebut. "Saya benar-benar hancur dengan kejadian yang dialami Bianchi. Dukungan dari keluarga besar F1 sangat luar biasa dan semua kami lakukan untuk mendukung keluarga Bianchi. Kami terus berdoa untuknya."
Dengan begitu, tim yang berbasis di Inggris akan turun dengan satu pembalap, Max Chilton. "Tim telah menulis surat pada panitia perlombaan bahwa kami tidak menurunkan dua mobil," bunyi pernyataan tim yang dilansir reuters, Jumat (10/10).
Bianchi merupakan pembalap utama di tim yang dimiliki Andrey Cheglakov yang notabene orang Rusia. Sebelumnya, mereka telah mencadangkan Alexander Rossi sebagai pembalap kedua. Namun, karena ingin menghormati Bianchi yang tengah berjuang dengan maut akhirnya diputuskan hanya turun dengan satu mobil.
"Tim tetap kuat meski dengan satu mobil. Ini terpaksa dilakukan di mana kami sedang menjalani akhir pekan yang sulit. Kru Bianchi pun telah menyiapkan mobil kedua dan telah ada di pit," bunyi pernyataan tim itu lagi.
Untuk memberikan dukungan kepada Bianchi, tim juga telah memberikan desain grafis pada mobilnya, #JB 17. Bentuk dukungan juga akan diberikan Chilton yang akan menggoreskan grafis di helmnya, Tous Avec Jules #17.
Chilton sendiri sampai sekarang sulit mencari kata-kata untuk menggambarkan perasaanya terkait kecelakaan maut tersebut. "Saya benar-benar hancur dengan kejadian yang dialami Bianchi. Dukungan dari keluarga besar F1 sangat luar biasa dan semua kami lakukan untuk mendukung keluarga Bianchi. Kami terus berdoa untuknya."
(bbk)