Marussia Bantah Pertaruhkan Nyawa Bianchi
Rabu, 15 Oktober 2014 - 16:35 WIB
Marussia Bantah Pertaruhkan Nyawa Bianchi
A
A
A
LONDON - Tim Formula 1 Marussia kini sedang ketar-ketir soal kecelakaan yang menimpa pembalapnya, Jules Bianchi. Bukan karena kondisi kritisnya, melainkan kabar tak sedap yang kini hingga pada tim asal Rusia itu.
Diberitakan sebelumnya, Marussia disebut oleh sebuah media asal Jerman, Bild, telah sengaja mempertaruhkan nyawa Bianchi dalam GP Jepang beberapa waktu lalu. Disebut oleh media tersebut, tim Marussia meminta Bianchi menambah kecepatan saat Adrian Sutil tergelincir yang berujung kecelakaan parah pembalap berusia 25 tahun itu. Padahal saat itu, bendera kuning telah berkibar yang tandanya pembalap harus memperlambat kecepatan.
Namun kabar tak sedap itu segera dibantah oleh Marussia. Melalui sebuah pernyataan, tim membantah telah mempertaruhkan nyawa Bianchi dengan memintanya menambah kecepatan disaat Sutil tergelincir.
"Tim F1 Marussia terkejut dan marah dengan tuduhan ini. Tuduhan tersebut sepenuhnya palsu," ucap Marussia yang dilansir situs resmi Formula 1, Rabu (15/10).
"Poin pertama mengenai hal tersebut, Bianchi memang memperlambat saat bendera kuning melambai. Itu adalah fakta tak terbantahkan, sebagaimana dibuktikan oleh data telemetri yang tim telah diberikan kepada FIA,'' sambung pernyataan tim.
"Selanjutnya poin kedua mengenai salinan audio transmisi radio penuh antara Bianchi dan tim, dan transkrip tertulis, yang diberikan kepada FIA. Hal ini sangat jelas dari transmisi dan transkrip yang menjelang kecelakaan Bianchi tidak ada perintah 'mendesak Bianchi untuk mendorong lebih cepat atau membuat komentar yang menunjukkan bahwa ia harus melakukannya," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Marussia disebut oleh sebuah media asal Jerman, Bild, telah sengaja mempertaruhkan nyawa Bianchi dalam GP Jepang beberapa waktu lalu. Disebut oleh media tersebut, tim Marussia meminta Bianchi menambah kecepatan saat Adrian Sutil tergelincir yang berujung kecelakaan parah pembalap berusia 25 tahun itu. Padahal saat itu, bendera kuning telah berkibar yang tandanya pembalap harus memperlambat kecepatan.
Namun kabar tak sedap itu segera dibantah oleh Marussia. Melalui sebuah pernyataan, tim membantah telah mempertaruhkan nyawa Bianchi dengan memintanya menambah kecepatan disaat Sutil tergelincir.
"Tim F1 Marussia terkejut dan marah dengan tuduhan ini. Tuduhan tersebut sepenuhnya palsu," ucap Marussia yang dilansir situs resmi Formula 1, Rabu (15/10).
"Poin pertama mengenai hal tersebut, Bianchi memang memperlambat saat bendera kuning melambai. Itu adalah fakta tak terbantahkan, sebagaimana dibuktikan oleh data telemetri yang tim telah diberikan kepada FIA,'' sambung pernyataan tim.
"Selanjutnya poin kedua mengenai salinan audio transmisi radio penuh antara Bianchi dan tim, dan transkrip tertulis, yang diberikan kepada FIA. Hal ini sangat jelas dari transmisi dan transkrip yang menjelang kecelakaan Bianchi tidak ada perintah 'mendesak Bianchi untuk mendorong lebih cepat atau membuat komentar yang menunjukkan bahwa ia harus melakukannya," tutupnya.
(bbk)