Kroos Sebut Lawan Spanyol Penuh Gengsi
Selasa, 18 November 2014 - 19:22 WIB
Kroos Sebut Lawan Spanyol Penuh Gengsi
A
A
A
VIGO - Pertandingan persahabatan yang mempertemukan juara bertahan Piala Dunia 2014, Jerman kontra Spanyol, bagi Toni Kroos adalah sebuah laga penuh gengsi. Setelah grafik kurang memuaskan pasca juara di Piala Dunia 2014, skuat asuhan Joachim Loew diharapkan menuai hasil positif lawan La Furia Roja -julukan Spanyol-.
Kroos mengaku bila Der Panzer -julukan Jerman- tampil mengecewakan sejak memenangkan Piala Dunia di Brazil, musim panas lalu. "Dua tim besar akan bermain di Vigo dan pertandingan ini syarat gengsi. Jika Anda melihat permainan Jerman, kami tentu ingin menang dan begitu juga dengan Spanyol," ucap Kroos dilansir Football-Espana, Selasa (18/11).
"Normal membandingkan performa kami sekarang, dengan saat ketiak menjuarai Piala Dunia. Jelas kami telah kehilangan beberapa pemain yang sedang mengalami cedera, meski kami masih punya banyak pemain berkualitas," sambungnya.
Sejak merebut gelar juara dunia keempat di Brasil, tim berjuluk Die Mannschaft hanya mampu mencatat dua kemenangan dalam lima pertandingan. Sisanya, Jerman dipaksa mengakui keunggulan Argentina 4-2 dan Polandia 2-0, serta bermain imbang 1-1 dengan Republik Irlandia.
"Melawan Polandia dan Irlandia saya tidak berpikir kami bermain buruk. Saya senang dengan performa tim lawan Polandia, tapi kami tidak mampu meraih semua poin yang ada. Saya memang kurang puas dengan posisi kami di klasemen (kualifikasi Piala Eropa 2016), tapi peluang masih terbuka," tandasnya.
Kroos mengaku bila Der Panzer -julukan Jerman- tampil mengecewakan sejak memenangkan Piala Dunia di Brazil, musim panas lalu. "Dua tim besar akan bermain di Vigo dan pertandingan ini syarat gengsi. Jika Anda melihat permainan Jerman, kami tentu ingin menang dan begitu juga dengan Spanyol," ucap Kroos dilansir Football-Espana, Selasa (18/11).
"Normal membandingkan performa kami sekarang, dengan saat ketiak menjuarai Piala Dunia. Jelas kami telah kehilangan beberapa pemain yang sedang mengalami cedera, meski kami masih punya banyak pemain berkualitas," sambungnya.
Sejak merebut gelar juara dunia keempat di Brasil, tim berjuluk Die Mannschaft hanya mampu mencatat dua kemenangan dalam lima pertandingan. Sisanya, Jerman dipaksa mengakui keunggulan Argentina 4-2 dan Polandia 2-0, serta bermain imbang 1-1 dengan Republik Irlandia.
"Melawan Polandia dan Irlandia saya tidak berpikir kami bermain buruk. Saya senang dengan performa tim lawan Polandia, tapi kami tidak mampu meraih semua poin yang ada. Saya memang kurang puas dengan posisi kami di klasemen (kualifikasi Piala Eropa 2016), tapi peluang masih terbuka," tandasnya.
(akr)