Ketatnya Anggar dan Silat

Minggu, 14 Desember 2014 - 07:13 WIB
Ketatnya Anggar dan...
Ketatnya Anggar dan Silat
A A A
MAKASSAR - Dua cabang olahraga yang diikuti Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yakni Anggar dan Silat berhasil menyumbangkan dua medali

Anggar yang diselenggarakan di lapangan Futsal Institut Sepuluh Nopember Surabaya berhasil meraih medali perunggu, Muhammad Rizki Al-Mufari yang diturunkan pada kategori Degen harus takluk di babak semifinal. Ia kalah atas wakil ‎Sumatera Selatan Anggi Wiliansyah dengan skor 15-11.

Sementara dua rekan Rizki yakni, Febryan Tharir dikategori Degan putri dan Roy Noelra dikategori Floret putra harus tersingkir terlebih dahulu. Untuk itu, cabang ini hanya menyumbangkan satu medali perunggu untuk ajang PON perdana tersebut. "Kita hanya dapat perunggu, setelah kalah disemifinal," kata pelatih Anggar Sulsel
Mushawir.

Dirinya menjelaskan, di kategori Degan purti ini, yang berhasil meraih emas adalah atlet yang mengalahkan Sulsel di semifinal. "Di final dia bertarung dengan Jatim, tapi angkanya tidak terlalu ketat. Malah lebih ketat saat lawan Sulsel," katanya.

Pada PON remaja ini, Mushawir sebenarnya menargetkan mendapat emas. Apalagi, memang pihaknya sudah menurunkan atlet terbaiknya, namun karena di babak semifinal harus ketemu dengan unggulan pertama. "Mau bagaimana lagi, karena ketemu sama unggulan di semifinal. Tapi angkanya juga sangat ketat," ungkapnya.

Sementara di cabang pencak silat, satu medali perak dipersembahkan untuk Sulsel, setelah Ahmad pesilat asal daerah ini harus takluk dari atlet Nusa Tenggara Barat (NTB) Iradat Putra. Sementara empat atlet silat Sulsel lainnya berguguran dibabak sebelumnya.

Pelatih Silat Sulsel Arham mengatakan, memang pihaknya hanya menargetkan medali perak diajang ini. Apalagi, atlet yang diturunkan semua masih pemula. "Kita tidak terlalu membebankan atlet ini, apalagi mereka masih pemula," kata dia saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan, pihaknya bersyukur karena bisa menambah perolehan medali untuk Sulsel. Meski beberapa atletnya harus kalah dipenyisihan dan delapan besar. "Kita berusaha semaksimal mungkin, dan raihan ini cukup bagus dan memenuhi target," ungkapnya.
(wbs)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Cabor Biliar PON XX...
Cabor Biliar PON XX Papua Gunakan 3 Meja Kualitas Dunia
Profil Kartika Monim,...
Profil Kartika Monim, si Pembawa Obor PON XX Papua
Cara Mudah Mengatasi...
Cara Mudah Mengatasi dan Mencegah Kenakalan Remaja
Berita Terkini
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
14 menit yang lalu
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
1 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
1 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
10 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
10 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved