Arema Siap Mengaum di 2015
Selasa, 10 Februari 2015 - 14:47 WIB
Arema Siap Mengaum di 2015
A
A
A
MALANG - Arema Cronus siap mengaum keras di awal Indonesia Super League (ISL) 2015. Sempat mengalami masalah dengan cedera pemain secara bergantian di masa pramusim, kini Arema berangsur sempurna jelang kick-off ISL melawan Bali United pada 21 Februari.
Daftar pemain cedera hanya menyisakan Ahmad Kurniawan yang statusnya kiper ketiga Arema di bawah Kurnia Meiga dan Kadek Wardana. Selain Ahmad Kurniawan, kondisi pemain Singo Edan tidak dihinggapi masalah kebugaran. Kondisi ini bakal terus dijaga hingga ISL nanti.
Arema masih menyisakan agenda ujicoba, misalnya lawan Persepam Madura Utama pada acara launching tim 15 Februari nanti. Pelatih Arema Cronus Suharno berharap tidak ada pemain yang bermasalah dengan cedera lagi, sehingga bisa mengawali ISL dengan kekuatan komplit.
"Sampai saat ini kondisi tim sangat positif. Semua pemain sudah mengikuti latihan, kecuali Ahmad Kurniawan yang masih pemulihan. Saya menargetkan situasi ini akan terus terjaga hingga pertandingan pembuka lawan Bali United nanti," papar Suharno.
Dia dan para asisten pelatih Arema terus menggarap taktik dan strategi dalam pekan-pekan ini. Secara teknis pun Suharno menyatakan pasukannya tidak menemui kendala dan optimistis sangat siap bertempur di kompetisi musim ini dan meraih hasil gemilang di awal musim.
"Kami berpikir target terdekat dulu, yakni pertandingan lawan Bali United dan Persiram Raja Ampat akhir Februari nanti. Saya dengar ada yang bilang ini pertandingan mudah karena Arema bertanding di kandang, tapi sesungguhnya tak demikian," lanjut pelatih ramah ini.
Suharno memperkirakan tidak ada laga yang mudah di ISL, termasuk laga kandang di Stadion Kanjuruhan. Dia memperingatkan timnya agar tidak sekali pun memandang lawan sebagai tim ringan, terutama setelah Arema sukses menjuarai tiga turnamen selama pra musim.
Bali United dan Persiram Raja Ampat diyakini memiliki potensi kejutan karena dipastikan memiliki kekuatan baru. "Sulitnya pertandingan awal kompetisi adalah belum paham tentang kekuatan lawan karena banyak pemain baru. Itu tantangan tersendiri," tandas dia.
Sementara, kapten tim Singo Edan Ahmad Bustomi sangat optimistis rekan setimnya sudah memahami kondisi dan tak akan pernah meremehkan lawan. "Kami akan tetap memberikan 100 persen di lapangan, siapa pun lawan yang dihadapi," sebutnya.
"Arema sangat kecewa musim lalu bermain bagus sepanjang musim tapi gagal juara. Musim ini kami akan berupaya lebih keras untuk menebusnya. Saya yakin semua elemen tim siap menghadapi tantangan di ISL 2015," yakin sang kapten.
Daftar pemain cedera hanya menyisakan Ahmad Kurniawan yang statusnya kiper ketiga Arema di bawah Kurnia Meiga dan Kadek Wardana. Selain Ahmad Kurniawan, kondisi pemain Singo Edan tidak dihinggapi masalah kebugaran. Kondisi ini bakal terus dijaga hingga ISL nanti.
Arema masih menyisakan agenda ujicoba, misalnya lawan Persepam Madura Utama pada acara launching tim 15 Februari nanti. Pelatih Arema Cronus Suharno berharap tidak ada pemain yang bermasalah dengan cedera lagi, sehingga bisa mengawali ISL dengan kekuatan komplit.
"Sampai saat ini kondisi tim sangat positif. Semua pemain sudah mengikuti latihan, kecuali Ahmad Kurniawan yang masih pemulihan. Saya menargetkan situasi ini akan terus terjaga hingga pertandingan pembuka lawan Bali United nanti," papar Suharno.
Dia dan para asisten pelatih Arema terus menggarap taktik dan strategi dalam pekan-pekan ini. Secara teknis pun Suharno menyatakan pasukannya tidak menemui kendala dan optimistis sangat siap bertempur di kompetisi musim ini dan meraih hasil gemilang di awal musim.
"Kami berpikir target terdekat dulu, yakni pertandingan lawan Bali United dan Persiram Raja Ampat akhir Februari nanti. Saya dengar ada yang bilang ini pertandingan mudah karena Arema bertanding di kandang, tapi sesungguhnya tak demikian," lanjut pelatih ramah ini.
Suharno memperkirakan tidak ada laga yang mudah di ISL, termasuk laga kandang di Stadion Kanjuruhan. Dia memperingatkan timnya agar tidak sekali pun memandang lawan sebagai tim ringan, terutama setelah Arema sukses menjuarai tiga turnamen selama pra musim.
Bali United dan Persiram Raja Ampat diyakini memiliki potensi kejutan karena dipastikan memiliki kekuatan baru. "Sulitnya pertandingan awal kompetisi adalah belum paham tentang kekuatan lawan karena banyak pemain baru. Itu tantangan tersendiri," tandas dia.
Sementara, kapten tim Singo Edan Ahmad Bustomi sangat optimistis rekan setimnya sudah memahami kondisi dan tak akan pernah meremehkan lawan. "Kami akan tetap memberikan 100 persen di lapangan, siapa pun lawan yang dihadapi," sebutnya.
"Arema sangat kecewa musim lalu bermain bagus sepanjang musim tapi gagal juara. Musim ini kami akan berupaya lebih keras untuk menebusnya. Saya yakin semua elemen tim siap menghadapi tantangan di ISL 2015," yakin sang kapten.
(bbk)