Gelar Protes, Bos Ferrari Ajak Timnya Kosongkan Paddock
Senin, 02 Maret 2015 - 17:53 WIB
Gelar Protes, Bos Ferrari Ajak Timnya Kosongkan Paddock
A
A
A
BARCELONA - Aksi bos Ferrari, Maurizio Arrivabene menyedot perhatian masyarakat seperti tidak ada habisnya. Pria kelahiran Brescia, Italia 57 tahun silam mengajak timnya untuk duduk di kursi penonton.
Setelah mengusulkan untuk mengubah tampilan mobil balap F1 musim mendatang jadi lebih futuristik, serta mewacanakan tampilan mobil serupa dalam karakter dalam video game, kali ini bos Ferrari ‘mengampanyekan’ tim nya untuk duduk di tribun penonton. (Baca juga : Bos Ferrari Ingin Mobil F1 Seperti Video Game)
Kampanye Arrivabene itu terungkap Minggu (1/3/2015) lalu ketika dia menyaksikan langsung Ferrari melakukan tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Barcelona. Saat itu dia duduk bersama pembalap cadangan Esteban Gutierrez dan Direktur Olah raga, Massimo Rivola di sebuah sudut tribun penonton di sirkuit, padahal tempat seharusnya mereka berada yakni di paddock.
Arrivabene menjelaskan, aksinya ‘mengosongkan paddock’ bukan tanpa alasan. Dia melakukan hal itu sebagai aksi protes terhadap aturan pembatasan jumlah fans pada pit lane.
“Saya mendengar bahwa di Australia (GrandPrix pembuka) akan ada pembatasan fans di pit lane dan saya pikir itu tidak dapat diterima, jadi saya katakan kepada kru, oke jika kita memiliki situasi dimana paddock akan kosong, maka kita akan memulainya dari sekarang dan duduk di kursi penonton,” katanya, dikutip ESPN, Senin (2/3/2015).
Arrivabene yang punya latar belakang pengusaha, berpikir bahwa seharusnya Formula 1 menjadi olahraga yang inklusif dengan menggandeng penggemar, alih-alih membuat gap dengan para pendukung. (Baca juga : Konsep Mobil Balap Futuristik Ditolak Komisi F1)
Bos Ferrari tidak takut aksinya mengajak tim untuk ‘mengosongkan paddock’ justru mendapat kecaman dari para pejabat di komisi F1. Dia bahkan secara terang-terangan menantang bos F1, Bernie Ecclestone, jika aksinya membuat pejabat F1 gerah. “Saya malah berharap dia “Ecclestone,” menelepon saya,” tantang Arrivabene.
Setelah mengusulkan untuk mengubah tampilan mobil balap F1 musim mendatang jadi lebih futuristik, serta mewacanakan tampilan mobil serupa dalam karakter dalam video game, kali ini bos Ferrari ‘mengampanyekan’ tim nya untuk duduk di tribun penonton. (Baca juga : Bos Ferrari Ingin Mobil F1 Seperti Video Game)
Kampanye Arrivabene itu terungkap Minggu (1/3/2015) lalu ketika dia menyaksikan langsung Ferrari melakukan tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Barcelona. Saat itu dia duduk bersama pembalap cadangan Esteban Gutierrez dan Direktur Olah raga, Massimo Rivola di sebuah sudut tribun penonton di sirkuit, padahal tempat seharusnya mereka berada yakni di paddock.
Arrivabene menjelaskan, aksinya ‘mengosongkan paddock’ bukan tanpa alasan. Dia melakukan hal itu sebagai aksi protes terhadap aturan pembatasan jumlah fans pada pit lane.
“Saya mendengar bahwa di Australia (GrandPrix pembuka) akan ada pembatasan fans di pit lane dan saya pikir itu tidak dapat diterima, jadi saya katakan kepada kru, oke jika kita memiliki situasi dimana paddock akan kosong, maka kita akan memulainya dari sekarang dan duduk di kursi penonton,” katanya, dikutip ESPN, Senin (2/3/2015).
Arrivabene yang punya latar belakang pengusaha, berpikir bahwa seharusnya Formula 1 menjadi olahraga yang inklusif dengan menggandeng penggemar, alih-alih membuat gap dengan para pendukung. (Baca juga : Konsep Mobil Balap Futuristik Ditolak Komisi F1)
Bos Ferrari tidak takut aksinya mengajak tim untuk ‘mengosongkan paddock’ justru mendapat kecaman dari para pejabat di komisi F1. Dia bahkan secara terang-terangan menantang bos F1, Bernie Ecclestone, jika aksinya membuat pejabat F1 gerah. “Saya malah berharap dia “Ecclestone,” menelepon saya,” tantang Arrivabene.
(bbk)