Persib Bandung Incar 13 Poin Demi Kuasai Klasemen
Jum'at, 13 Maret 2015 - 16:01 WIB
Persib Bandung Incar 13 Poin Demi Kuasai Klasemen
A
A
A
BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman tebar optimisme menguasai klasemen grup H dalam ajang AFC Cup 2015. Optimisme itu membuncah setelah Maung Bandung menahan imbang tuan rumah Ayeyawady United di Stadion Youth Training Center, Rabu (11/3).
Betapa tidak, Djadjang mengatakan permainan Ayeyawady United rupanya tidak segarang yang diperkirakan. Bahkan pada laga kedua babak penyisihan grup H yang berakhir dengan skor imbang 1-1 itu, Persib Bandung mendominasi jalannya pertandingan, baik dari peluang yang diciptakan maupun ball possession. Sedangkan tuan rumah hanya mampu menampilkan permainan dengan skema bertahan.
Padahal awalnya, pelatih yang akrab disapa Djanur ini memprediksi tim wakil Myanmar tersebut menjadi satu-satunya tim penghuni grup H selain New Radiant dan Lao Toyota yang akan menyulitkan timnya dalam meraih poin.
Pasalnya mayoritas pemain Ayeyawady United dihuni setidaknya 9 pemain tim nasional (Timnas) Myanmar. Ditambah dengan empat pemain asing yang memiliki kualitas. Namun pada kenyataannya, permainan yang dilakukan pasukan Ayeyawady United tidak terlalu memberikan perlawanan yang berarti kepada timnya.
Gol balasan yang dilakukan pun hanya tercipta melalui tendangan jarak jauh, bukan dari kerja sama yang dilakukan para pemainnya. Dengan begitu, menjadi hal yang wajar, pelatih asal Majalengka ini percaya diri, Persib Bandung dapat menjuarai grup H dan lolos ke babak 16 besar AFC Cup 2015.
"Patut kita syukuri skor 1-1, sehingga kita masih dapat menjaga posisi puncak di grup H ini. Kita sudah kumpulkan empat poin, walaupun sebenarnya menurut saya jika melihat kualitas lawan sebenarnya kita dapat memenangkan pertandingan, tapi memang kelihatannya babak kedua terpengaruh dengan panas cuaca,"ujar Djanur.
Keyakinan Djanur terhadap Persib yang akan tetap berada di puncak klasemen sementara grup H semakin bertambah setelah Lao Toyota yang akan menjadi lawannya pada 18 Maret mendatang, berhasil dikalahkan New Radiant dengan skor akhir 2-1.
Padahal di laga perdana lalu, New Radiant tidak mampu berbuat banyak setelah dikalahkan Persib dengan skor telak 4-1. Tentu saja, Djanur pun percaya diri pasukannya mampu mengalahkan wakil Laos di laga ketiganya nanti dan akan semakin mantap di puncak klasemen grup H.
"Saya optimistis menghadapi grup H ini. Karena kita sudah mempelajari lawan, kita sudah ketemu dua tim, dan satu tim lainnya (Lao) saya cukup optimis melawan mereka. Dan pastinya kita optimis kita bisa memenangkan pertandingan disini (Bandung) dan mencuri poin di luar. Saya pikir bisa, Insyaallah dan bisa jadi juara grup," tegasnya.
Djanur pun telah sepakat dengan Emral Bin Bustaman yang terpilih sebagai pelatih kepala Persib khusus AFC Cup 2015 untuk menargetkan pasukannya menutup fase grup dengan perolehan 13 poin. "13 poin itu dari tiga home, dua seri dan satu kemenangan. Saya pikir bisa juara grup kalau poin kita mencapai 13 atau enggak 12 poin," tuturnya.
Meski demikian, Djanur ogah jemawa mengingat kinerja para pemainnya selama ini masih memiliki kekurangan. Bersama pelatih Emral Abus, Djanur mengaku akan memberikan evaluasi secara mendalam untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada pada timnya.
"Tetap ada kekurangan, tapi secara umum anak-anak sudah dapat menjaga mental bertanding ketika away. Itu yang cukup positif dari mulai musim kemarin dan sekarang dijaga," katanya.
Sementara itu, pelatih Emral Abus mengaku saat ini jajaran pelatih Persib Bandung sudah berdiskusi untuk menerapkan strategi mana yang cocok untuk menghadapi tim yang memiliki cuaca ekstrim.
Kabarnya, markas Lao Toyota juga memiliki cuaca yang cukup panas sama halnya dengan cuaca yang berada di Myanmar. Guna mengantisipasinya, Emral akan memboyong seluruh skuadnya berlatih di tempat panas, seperti Subang.
"Kita sudah diskusi tentang strategi mengahadapi cuaca yang ekstrim. Seperti di Laos, kita akan cari tempat yang sesuai, tempatnya kalau gak salah di Subang, itu rencananya," kata Emral.
Dengan demikian, Emral berharap di empat laga sisa babak penyisihan grup H, AFC Cup 2015, pasukannya mampu melumat seluruh kemenangan. "Harus menangkan pertandingan, dan itu sudah jadi tekad anak-anak, dan anak-anak juga tau persis kalau kita juara grup nanti di fase berikutnya kita jadi tuan rumah di 16 besar. Karena sudah punya tekad memenangkan pertandingan terutama di home," tandasnya
Betapa tidak, Djadjang mengatakan permainan Ayeyawady United rupanya tidak segarang yang diperkirakan. Bahkan pada laga kedua babak penyisihan grup H yang berakhir dengan skor imbang 1-1 itu, Persib Bandung mendominasi jalannya pertandingan, baik dari peluang yang diciptakan maupun ball possession. Sedangkan tuan rumah hanya mampu menampilkan permainan dengan skema bertahan.
Padahal awalnya, pelatih yang akrab disapa Djanur ini memprediksi tim wakil Myanmar tersebut menjadi satu-satunya tim penghuni grup H selain New Radiant dan Lao Toyota yang akan menyulitkan timnya dalam meraih poin.
Pasalnya mayoritas pemain Ayeyawady United dihuni setidaknya 9 pemain tim nasional (Timnas) Myanmar. Ditambah dengan empat pemain asing yang memiliki kualitas. Namun pada kenyataannya, permainan yang dilakukan pasukan Ayeyawady United tidak terlalu memberikan perlawanan yang berarti kepada timnya.
Gol balasan yang dilakukan pun hanya tercipta melalui tendangan jarak jauh, bukan dari kerja sama yang dilakukan para pemainnya. Dengan begitu, menjadi hal yang wajar, pelatih asal Majalengka ini percaya diri, Persib Bandung dapat menjuarai grup H dan lolos ke babak 16 besar AFC Cup 2015.
"Patut kita syukuri skor 1-1, sehingga kita masih dapat menjaga posisi puncak di grup H ini. Kita sudah kumpulkan empat poin, walaupun sebenarnya menurut saya jika melihat kualitas lawan sebenarnya kita dapat memenangkan pertandingan, tapi memang kelihatannya babak kedua terpengaruh dengan panas cuaca,"ujar Djanur.
Keyakinan Djanur terhadap Persib yang akan tetap berada di puncak klasemen sementara grup H semakin bertambah setelah Lao Toyota yang akan menjadi lawannya pada 18 Maret mendatang, berhasil dikalahkan New Radiant dengan skor akhir 2-1.
Padahal di laga perdana lalu, New Radiant tidak mampu berbuat banyak setelah dikalahkan Persib dengan skor telak 4-1. Tentu saja, Djanur pun percaya diri pasukannya mampu mengalahkan wakil Laos di laga ketiganya nanti dan akan semakin mantap di puncak klasemen grup H.
"Saya optimistis menghadapi grup H ini. Karena kita sudah mempelajari lawan, kita sudah ketemu dua tim, dan satu tim lainnya (Lao) saya cukup optimis melawan mereka. Dan pastinya kita optimis kita bisa memenangkan pertandingan disini (Bandung) dan mencuri poin di luar. Saya pikir bisa, Insyaallah dan bisa jadi juara grup," tegasnya.
Djanur pun telah sepakat dengan Emral Bin Bustaman yang terpilih sebagai pelatih kepala Persib khusus AFC Cup 2015 untuk menargetkan pasukannya menutup fase grup dengan perolehan 13 poin. "13 poin itu dari tiga home, dua seri dan satu kemenangan. Saya pikir bisa juara grup kalau poin kita mencapai 13 atau enggak 12 poin," tuturnya.
Meski demikian, Djanur ogah jemawa mengingat kinerja para pemainnya selama ini masih memiliki kekurangan. Bersama pelatih Emral Abus, Djanur mengaku akan memberikan evaluasi secara mendalam untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada pada timnya.
"Tetap ada kekurangan, tapi secara umum anak-anak sudah dapat menjaga mental bertanding ketika away. Itu yang cukup positif dari mulai musim kemarin dan sekarang dijaga," katanya.
Sementara itu, pelatih Emral Abus mengaku saat ini jajaran pelatih Persib Bandung sudah berdiskusi untuk menerapkan strategi mana yang cocok untuk menghadapi tim yang memiliki cuaca ekstrim.
Kabarnya, markas Lao Toyota juga memiliki cuaca yang cukup panas sama halnya dengan cuaca yang berada di Myanmar. Guna mengantisipasinya, Emral akan memboyong seluruh skuadnya berlatih di tempat panas, seperti Subang.
"Kita sudah diskusi tentang strategi mengahadapi cuaca yang ekstrim. Seperti di Laos, kita akan cari tempat yang sesuai, tempatnya kalau gak salah di Subang, itu rencananya," kata Emral.
Dengan demikian, Emral berharap di empat laga sisa babak penyisihan grup H, AFC Cup 2015, pasukannya mampu melumat seluruh kemenangan. "Harus menangkan pertandingan, dan itu sudah jadi tekad anak-anak, dan anak-anak juga tau persis kalau kita juara grup nanti di fase berikutnya kita jadi tuan rumah di 16 besar. Karena sudah punya tekad memenangkan pertandingan terutama di home," tandasnya
(aww)