Hamilton Kesal Pihak Lain Ingin Lemahkan Mercedes

Selasa, 17 Maret 2015 - 12:02 WIB
Hamilton Kesal Pihak...
Hamilton Kesal Pihak Lain Ingin Lemahkan Mercedes
A A A
MELBOURNE - Tim Red Bull-Renault berniat menarik diri dari ajang Formula 1. Mereka merasa persaingan bakal berjalan membosankan sebab Mercedes selalu berkuasa di tiap balapan.

Red Bull yang diwakili Cristian Horner langsung meminta FIA selaku otoritas tertinggi balapan untuk membuat peraturan tentang kesamaan teknologi mobil tiap peserta. Dengan begitu mereka yakin persaingan akan berjalan sehat seperti beberapa tahun lalu.

Keinginan Red Bull mendapat sambutan baik dari Bernie Ecclestone. Bos F1 itu ingin semua tim memiliki kesetaraan soal performa mesin.

"Kita akui, Mercedes telah melakukan pekerjaan yang baik. Namun kami harus mengubah beberapa hal dan membiarkan orang lain kesempatan untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Kami mendukung FIA untuk melakukan perubahan," ucapnya seperti dilansir The Guardian, Senin (16/3/2015).

Tapi keinginan Red Bull dan Ecclestone dipertanyakan oleh Lewis Hamilton. Pembalap tim Mercedes itu tak puas sebab selama empat musim Red Bull selalu menguasai jalannya balapan. Kini giliran Mercedes mendominasi, pihak lain dianggap Hamilton justru ingin melemahkannya.

"Setelah balapan di Australia saya duduk bersebelahan dengan Sebastian Vettel. Saya berkata padanya, selama empat tahun dia selalu melakukan ini (mendominasi balapan). Dia bahkan pernah berada 30 detik di depan saya. Jadi saya tahu bagaimana rasanya saat itu," kata Hamilton pada Daily Mail.

"Dia punya tim yang selalu mendukung penampilannya. Kini saya memiliki itu. Saya punya rekan-rekan yang hebat. Lagipula, saya tak ingat pernah menjadikan hal tersebut sebagai masalah," ucapnya lagi.

Red Bull memang pernah berkuasa pada 2010-2013. Vettel yang saat itu menjadi pembalap mereka sukses menjuarai F1 empat tahun berturut-turut.

Namun kejayaan Red Bull runtuh di musim 2014. Tonggak kekuasaan berpindah ke genggaman dua pembalap Mercedes, Hamilton dan Nico Rosberg. Dalam tiap balapan, keduanya nyaris selalu bersanding di podium juara.

Red Bull khawatir keadaan itu terulang lagi di musim ini. Mercedes sudah terlihat mendominasi persaingan saat GP Australia 15 Maret 2015 lalu.
(bep)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Belum Ada Keputusan,...
Belum Ada Keputusan, GP Kanada Masih Diragukan Gelar Formula One
Berita Terkini
Portugal vs Spanyol...
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ronaldo-Yamal Siapa Lebih Moncer?
36 menit yang lalu
Portugal Lolos ke 16...
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Kroasia, Ronaldo Cetak Rekor Baru
1 jam yang lalu
Ronaldo Buntu, Portugal...
Ronaldo Buntu, Portugal vs Kroasia Tanpa Gol di Babak Pertama
2 jam yang lalu
Profil Marc Cucurella,...
Profil Marc Cucurella, Mesin Assist Spanyol di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
5 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved