Gagal Juara, Pelatih Persib Alasan Cari Jam Terbang
Minggu, 22 Maret 2015 - 21:05 WIB
Gagal Juara, Pelatih Persib Alasan Cari Jam Terbang
A
A
A
CIAMIS - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengaku tidak kecewa dengan kegagalan Maung Bandung -julukan Bandung- menjadi juara di turnamen segitiga 2015 usai ditekuk Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0 di Stadion Galuh Ciamis, Minggu Sore. Djanur beralasan hanya ingin melihat sejauh mana performa anak asuhnya yang selama ini jarang tampil.
"Kami kalah 1-0. Tapi dalam pertandingan persiapan jelang kompetisi, terkadang tidak melihat hasil. Ini bukan mencari alibi (mencari alasan), karena tujuan kami ingin menunjukkan jam terbang kepada pemain yang jarang main," ujar Djadjang saat ditemui seusai pertandingan, Minggu (22/3/2015).
Secara keseluruhan, lanjut Djadjang para pemain yang jarang tampil seperti Shahar Ginanjar, Abdulrahman, Jajang Sukmara, Dias Angga Putra, M Agung Pribadi, Yandi Sofyan Munawar dan Rudiyana menunjukkan progres yang baik. Meski gagal juara, Ia tetap menegaskan bakal tampil serius pada laga terakhir.
"Secara keseluruhan saya puas. Karena selama pertandingan kami juga menguasai jalannya pertandingan. Cuma kelemahan yang masih ada dari sebelumnya, atau juga masalah klasik yang dialami, seperti tidak bisa menciptakan gol masih menjadi bahan koreksi buat kami," tandasnya.
"Kami kalah 1-0. Tapi dalam pertandingan persiapan jelang kompetisi, terkadang tidak melihat hasil. Ini bukan mencari alibi (mencari alasan), karena tujuan kami ingin menunjukkan jam terbang kepada pemain yang jarang main," ujar Djadjang saat ditemui seusai pertandingan, Minggu (22/3/2015).
Secara keseluruhan, lanjut Djadjang para pemain yang jarang tampil seperti Shahar Ginanjar, Abdulrahman, Jajang Sukmara, Dias Angga Putra, M Agung Pribadi, Yandi Sofyan Munawar dan Rudiyana menunjukkan progres yang baik. Meski gagal juara, Ia tetap menegaskan bakal tampil serius pada laga terakhir.
"Secara keseluruhan saya puas. Karena selama pertandingan kami juga menguasai jalannya pertandingan. Cuma kelemahan yang masih ada dari sebelumnya, atau juga masalah klasik yang dialami, seperti tidak bisa menciptakan gol masih menjadi bahan koreksi buat kami," tandasnya.
(akr)