Badan Tim Nasional Ogah Tanggapi Isu Tak Bermutu

Kamis, 02 April 2015 - 17:39 WIB
Badan Tim Nasional Ogah...
Badan Tim Nasional Ogah Tanggapi Isu Tak Bermutu
A A A
JAKARTA - Sekertaris Badan Tim Nasional (BTN) Sefdin Syaifudin mengaku enggan memberikan tanggapan soal isu judi yang dihembuskan sebuah komunitas pecinta sepak bola yang menyebut diri mereka Masyarakat Pecinta Sepak Bola Indonesia (MSBI). Menurut Sefdin, isu judi yang dihembuskan MSBI sama sekali tidak bermutu dan tidak layak untuk dijadikan sebuah perhatian.

''Kalau disanggah sama dengan memperpanjang berita gak bermutu itu. Jadi sorry, saya tidak akan komentar,'' ujar Sefdin kepada sindonews.com.

Sebelumnya, MSBI yang diketuai oleh Sarman L Hakim datang ke kantor Menpora dan menuding kalau laga Indonesia kontra Korea Selatan di kualifikasi Piala Asia U-23 terindikasi Judi. Sarman bahkan dengan pedenya meminta kepada Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga untuk melihat dengan jelas siaran ulang pertandingan yang berakhir dengan kekalahan telak Garuda Muda.

"Kami meminta Menpora Imam untuk melihat tayangan ulang pertandingan tersebut. Sebab, muncul isu di masyarakat jika laga tersebut ada indikasi mafia judi. Dengan melihat hasil rekaman tersebut, bisa terlihat peristiwa yang sesugguhnya. Menpora juga harus bertanggung jawab, sebab ini ranah negara," ujar Sarman.

Menurut pengelihatan Sarman, Indonesia seharusnya memiliki peluang besar untuk bisa menumbangkan Korea Selatan. Karena menurutnya, ada tiga keunggulan yang dimiliki Indonesia, yakni sebagai tuan rumah dan mendapatkan dukungan penuh dari suporter, lalu keunggulan suhu udara dan oksigan. Sebab yang ditakutkan negara lain dalam hal ini Korsel adalah main di suhu panas, karena akan membuat mereka lebih cepat merasa kelelahan.

"Seharusnya, hal-hal tersebut bermanfaat menjadi keunggulan yang positif. Selain itu, saat gol pertama terjadi, seluruh pemain protes. Tetapi tidak demikian dengan tim pelatih dan ofisial," tukasnya.

"Bahkan, Timnas bermain seperti tidak memiliki strategi dan tim pelatih tidak menjadi pemain ke-13. Hasil ini sangat di luar dugaan dan menyakitkan. Karena itu, kami meminta Menpora Imam membuktikan dugaan negatif ini dengan pembuktian secara ilmiah, yakni, dengan melihat rekaman pertandingan," imbuhnya.
(rus)
Berita Terkait
Piala Asia U-16 dan...
Piala Asia U-16 dan U-19 2020 Ditunda, Piala AFC Dibatalkan
Misi Menjaga Asa Juara...
Misi Menjaga Asa Juara di AFC Cup 2023: PSM Makassar vs Hougang United, Hari ini, LIVE di iNews
5 Fakta Indonesia Juara...
5 Fakta Indonesia Juara AFC eAsian Cup, Kalahkan Jepang di Final dan Catatkan Sejarah
LIVE di iNews! Malam...
LIVE di iNews! Malam Ini, Jepang vs India dan Vietnam vs Uzbekistan Penentuan ke Perempat Final AFC U17 Asian Cup 2023
PSM Makassar Tantang...
PSM Makassar Tantang Kedah Darul Aman di Semifinal AFC Cup Zona ASEAN
LIVE di iNews! Kuala...
LIVE di iNews! Kuala Lumpur City vs PSM Makassar: Bernardo Tavares Waspada Wasit Untungkan Tuan Rumah
Berita Terkini
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
10 menit yang lalu
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
1 jam yang lalu
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
2 jam yang lalu
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
2 jam yang lalu
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved