Siasat BOPI Gagal Total Larang Tim Ladeni Arema

Selasa, 07 April 2015 - 14:54 WIB
Siasat BOPI Gagal Total...
Siasat BOPI Gagal Total Larang Tim Ladeni Arema
A A A
MALANG - Siasat Badan Olah Raga Profesional Indonesi (BOPI) untuk menjalankan rekomendasi yang mereka putuskan untuk Arema Cronus dan Persebaya Surabaya dipastikan gagal total. BOPI sempat mengeluarkan larangan bagi klub-klub QNB League 2015 untuk tak bertanding menghadapi Arema dan Persebaya.

Siasat BOPI itu diluncurkan setelah gagal membendung pertandingan kedua klub tersebut di QNB League 2015. Pada match day pertama, keduanya sudah bertanding dengan mulus atau tanpa masalah, Arema kontra Persija Jakarta dan Persebaya menghadapi Mitra Kukar.

Ancaman BOPI tersebut disikapi kalem oleh Arema Cronus yang pada Selasa (7/4/2015) yang akan mempertandingkan laga kedua menjamu Barito Putra. CEO Arema Cronus Iwan Budianto mengatakan tidak mudah melarang klub-klub QNB League 2015 untuk tak bertanding.

"Arema dan klub lain terikat pada aturan federasi yang menggulirkan liga. Jika tidak bertanding, maka jelas ada konsekuensinya yakni berupa sanksi. Klub bisa dianggap indisipliner. Apalagi operator liga sudah memutuskan kompetisi tetap digelar dengan 18 klub," jelas Iwan Budianto.

Itu juga yang menurutnya dihadapi Arema dan menjadi alasan tetap bertanding kontra Persija Jakarta pada pertandingan pertama lalu. Disebutnya itu bukan sebuah tindakan pembangkangan, tapi justru menghormati regulasi yang telah dibuat federasi.

"Saya rasa posisinya juga sama dengan klub lain ketika diminta tidak menghadapi Arema. Pasti klub-klub khawatir mendapat sanksi. Bagaimana pun kami kontestan liga yang harus tunduk pada aturan dan sekali lagi saya katakan ini bukan perlawanan terhadap BOPI atau Menpora," urai pria yang disapa IB ini.

Toh, lanjut Iwan, elemen lain yang terkait dengan pertandingan tidak ada masalah sama sekali. Pihak keamanan, dalam hal ini Polri dan TNI, masih tetap menjaga jalannya pertandingan. Polres Malang tetap memberikan izin laga hingga saat ini.

"Semua bisa melihat bagaimana pertandingan lawan Persija lalu. Semuanya berjalan dengan baik, lancar dan aman. Tidak ada kejadian negatif karena memang Arema bermaksud baik dalam keikutsertaan di QNB League. Pihak keamanan juga mendukung penuh," sebut dia.

Sementara, staf pelatih Arema tetap pada pendiriannya tidak berbicara soal manuver BOPI. Suharno dan asisten pelatih terkonsentrasi penuh pada pertandingan liga yang sudah berjalan. "Saya hanya memikirkan sisi teknis tim," kata Suharno.
(bbk)
Berita Terkait
Paul Munster Sebut 2...
Paul Munster Sebut 2 Kiper Terbaik Indonesia Ada di Persebaya
Jadwal Arema FC vs Persebaya:...
Jadwal Arema FC vs Persebaya: Bajul Ijo Siap Tempur!
Netizen Singgung Blunder...
Netizen Singgung Blunder PSSI Pecat Nugroho Setiawan, Orang Indonesia Berlisensi FIFA Security Officer
Arema FC Maksimalkan...
Arema FC Maksimalkan Pemain Muda untuk Gantikan Gustavo Almeida di Laga Lawan Persebaya
Jelang Derby Jatim Lawan...
Jelang Derby Jatim Lawan Arema FC, Pelatih Persebaya: Kami Targetkan Kemenangan
Jelang Persebaya vs...
Jelang Persebaya vs Arema FC: Singo Edan Bertekad Putus Tren Tak Pernah Menang
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
1 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
2 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
2 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
3 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
3 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved