Sikap Pemuda Pancasila Soal Insiden 'Tempeleng' Saleh Mukadar

Jum'at, 17 April 2015 - 16:34 WIB
Sikap Pemuda Pancasila...
Sikap Pemuda Pancasila Soal Insiden 'Tempeleng' Saleh Mukadar
A A A
SURABAYA - Berkaitan dengan peristiwa tempeleng yang dilakukan seseorang terhadap Saleh Mukadar di stasiun TV lokal di Surabaya. Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Surabaya berusaha meluruskan rumor yang menyatakan jika seseorang itu adalah salah satu anggotanya.

Kuasa hukum dari MPC PP Surabaya, Rohmad Amrullah menyampaikan sejumlah poin penting perihal peristiwa tempeleng terhadap Saleh saat menjadi pembicara di stasiun TV lokal Surabaya dengan tema "Sepakbola Indonesia dan Persebaya" Kamis (16/4/2015) malam.

Pasca kejadian, Saleh yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan langsung melapor ke Polda Jatim dengan diantar rombongan pendukung Persebaya 1927. Hingga saat ini belum diketahui bagaimana kondisi bos Persebaya tersebut.

Meski begitu, agar masalah ini tak melebar terlalu jauh. MPC PP Surabaya memberikan lima poin terkait insiden tempeleng Saleh Mukadar.

Berikut adalah lima poin penting sikap MPC PP Surabaya terkait insiden tersebut, Jumat (17/4/2015).

1. Tidak benar dan keliru pernyataan beberapa pihak dalan media yang menyatakan bahwa Pemuda Pancasila telah melakukan penyerbuan terhadap acara siaran langsung di SBO, yang menghadirkan Saleh Mukadar.

2. Tidak benar dan keliru yang menyatakan bahwa Saleh Mukadar telah dianiaya oleh Pemuda Pancasila. Yang benar adalah Saleh Mukadar dipukul oleh oknum.

3. Pemuda Pancasila Kota Surabaya tidak pernah memberikan instruksi atau perintah kepada anggota untuk menyerang atau menyerbu siaran langsung SBO. Sehingga tindakan yang dilakukan pada siaran langsng SBO tersebut merupakan tindakan personal. Kami juga menyadari bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan yang melawan hukum. Dan kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti sesuai dengan hukum dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Kami menduga bahwa reaksi dari oknum tersebut adalah wujud tindakan reaktif karena pemberitaan yang dilakukan SBO TV dipandang lebih sering tidak berimbang. Kami khawatir hal demikian akan terus berkelanjutan dan akan mengakibatkan Surabaya lebih tidak aman. Untuk itu, kami meminta kepada media agar memberitakan sesuai dengan aturan UU Pers dan tidak keluar dari kaidah jurnalistik.

5. Pemuda Pancasila kota Surabaya berharao kondisi Surabaya ke depan agar lebih kondusif, aman, tentram dan damai. Kami berkeinginan agar masing-masing warga Surabaya untuk tidak terlalu mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang menyebabkan ketidaknyamanan dan pertikaian di wilayah Surabaya.
(rus)
Berita Terkait
PSS Sleman Dukung Percepatan...
PSS Sleman Dukung Percepatan KLB PSSI demi Perbaikan Sepak Bola Indonesia
Banyak Desakan, PSSI...
Banyak Desakan, PSSI akan Menggelar KLB dalam Waktu Dekat
Persebaya dan Persis...
Persebaya dan Persis Solo Tuntut PSSI Gelar Kongres Luar Biasa
Ulang Tahun ke-93: Sejarah...
Ulang Tahun ke-93: Sejarah dan Kontroversi Perjalanan Persebaya
Bonek Ancam Geruduk...
Bonek Ancam Geruduk Kantor PSSI
Persebaya Calonkan Kaesang...
Persebaya Calonkan Kaesang Pangarep Jadi Ketua Komite Pemilihan PSSI
Berita Terkini
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
8 menit yang lalu
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
1 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
10 jam yang lalu
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
11 jam yang lalu
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
11 jam yang lalu
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
11 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved