Statistik Pukulan Pacquiao dan Mayweather

Jum'at, 01 Mei 2015 - 09:58 WIB
Statistik Pukulan Pacquiao...
Statistik Pukulan Pacquiao dan Mayweather
A A A
LAS VEGAS - Manny Pacquiao diprediksi mempunyai peluang bagus dalam mega duel melawan Floyd Mayweather Jr. akhir pekan ini. Compubox selaku badan independen yang menghitung statistik pertandingan tinju mencatat bahwa Ikon tinju Filipina rata-rata berhasil melepaskan 66 pukulan per putaran, sementara petinju tak terkalahkan Amerika Serikat hanya mampu melemparkan 39 pukulan, Jumat (1/5/2015).

Artinya, rapor Mayweather dari segi pukulan masih di bawah Pacquiao. Meski begitu, petinju yang dikenal dengan julukan The Money punya keunggulan lain, yakni ia lebih mengandalkan pukulan akurasi dan gaya bertahan. Tak hanya itu saja, dia juga lebih suka mengatur waktu untuk melepaskan pukulan alias serangan balik daripada rajin melakukan pukulan.

Mayweather dikenal sebagai spesialis defensif, sebab dia jarang melepaskan pukulan ketimbang lawan-lawannya. Tercatat, dalam enam pertarungan terakhirnya dia hanya mampu melepaskan 2.345 pukulan. Sedang Pacquiao berhasil melemparkan 2.300 pukulan selama tiga laga terakhirnya sejak 2010.

Meskipun Pacquiao memiliki 12 KO lebih dari Mayweather, tapi sembilan dari sepuluh pertarungan berakhir dengan 12 ronde. Kendati begitu, dia diprediksi bakal memegang kendali di ronde awal.

Di sisi lain, Mayweather hanya memenangkan dua perkelahian dengan cara KO dalam sembilan tahun terakhir. Kelebihan petinju 38 tahun pada mega duel ini adalah ia memiliki jangkauan pukulan yang lebih jauh (183 cm) dibanding Pac Man (170 cm). Keuntungan inilah yang akan dimanfaatkannya ketika lawannya mulai kelelahan.

Jika menilik rekor kedua petinju, Mayweather sukses mencatatkan 50,2 persen dari total pukulan, 39,9 persen dari jabs dan 58,6 persen pukulan selama enam pertarungan terakhirnya. Sedang, Pacquiao berhasil mendarat 34,7 persen pukulan, 19 persen jabs dan 44,3 persen dari tiga pertarungan terakhirnya.

Singkat kata, mega duel ini diibaratkan seperti pertandingan catur. Karena kedua petinju dipaksa menguras pikiran dan tenaga (bergerak, menyerang dan bertahan, mengatur strategi, serta mencari kelemahan lawan) bagaimana menjatuhkan lawannya di pertarungan yang bakal di gelar di MGM Grand Garden Arena.
(bbk)
Berita Terkait
Tinju Kelas Welter Membusuk,...
Tinju Kelas Welter Membusuk, Juara Dunia Takut Bertarung
Adrien Broner Tuntut...
Adrien Broner Tuntut Al Haymon Rp153 M Demi Tarung Lagi
Mampukah Israil Madrimov...
Mampukah Israil Madrimov Guncang Jagat Tinju Kelas Welter Super?
Biodata dan Agama Danny...
Biodata dan Agama Danny Garcia, Petinju Kelas Welter yang Gagal Dapatkan Gelar Juara WBA
Jaron Ennis Lepas Sabuk...
Jaron Ennis Lepas Sabuk Kelas Welter WBA-IBF, Naik Kelas Welter Super
Manny Pacquiao vs Mario...
Manny Pacquiao vs Mario Barrios: Antara Sejarah dan Sabuk Juara Sementara WBC
Berita Terkini
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
3 jam yang lalu
JJ All Star 2026 Jadi...
JJ All Star 2026 Jadi Awal Kebangkitan Equestrian Nasional
10 jam yang lalu
Juara Piala Dunia 2026,...
Juara Piala Dunia 2026, Mengapa Spanyol Dibayar Lebih Murah dari Chelsea?
11 jam yang lalu
Selamat Datang Piala...
Selamat Datang Piala Dunia 2030: Pesta Sepak Bola 6 Negara dan 3 Benua!
15 jam yang lalu
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
17 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved