Hasil Jajak Pendapat Memicu Pro Kontra Soal Kelanjutan Seri A
Rabu, 29 April 2020 - 13:09 WIB
Foto/Istimewa
MILAN - Italia sedang terbelah tentang perlu tidaknya Seri A dilanjutkan. Satu sisi, banyak yang berharap agar kompetisi tertinggi di Italia itu tetap dilangsungkan jika mendapat restu pemerintah. Sisi lain, muncul keinginan untuk dihentikan dan berfokus pada musim depan.
Suara kontra Seri A itu muncul dari sebuah polling yang diadakan terkait setuju atau tidak jika liga dilanjutkan. Menanggapi ini, Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora menolak mengomentari tentang rencana pemerintah menghentikan Seri A.
Spadafora meyakinkan dirinya sedang berusaha memulai liga dan tidak berkonspirasi mengakhiri kompetisi. “Kembalinya harus bertahap. Jajak pendapat ingin sepak bola berhenti di sini,” katanya, saat siaran Facebook, dikutip Football-Italia.
Dia menegaskan bukan tipikal orang yang dipengaruhi jajak pendapat dalam mengambil keputusan meski, lanjutnya, jauh lebih mudah mengakhiri musim dengan segera dan langkah itu pasti akan mendapatkan dukungan komunitas ilmiah. Tapi, membawa sepak bola adalah hal yang sangat penting bagi negara kita, tentu dengan catatan harus melakukannya dengan aman.
Suara kontra Seri A itu muncul dari sebuah polling yang diadakan terkait setuju atau tidak jika liga dilanjutkan. Menanggapi ini, Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora menolak mengomentari tentang rencana pemerintah menghentikan Seri A.
Spadafora meyakinkan dirinya sedang berusaha memulai liga dan tidak berkonspirasi mengakhiri kompetisi. “Kembalinya harus bertahap. Jajak pendapat ingin sepak bola berhenti di sini,” katanya, saat siaran Facebook, dikutip Football-Italia.
Dia menegaskan bukan tipikal orang yang dipengaruhi jajak pendapat dalam mengambil keputusan meski, lanjutnya, jauh lebih mudah mengakhiri musim dengan segera dan langkah itu pasti akan mendapatkan dukungan komunitas ilmiah. Tapi, membawa sepak bola adalah hal yang sangat penting bagi negara kita, tentu dengan catatan harus melakukannya dengan aman.
Lihat Juga :