Pertahankan Sabuk IBF, Subriel Matias: Aku Mau Devin Haney dan Gervonta Davis

Senin, 27 November 2023 - 17:17 WIB
Kemenangan ini hampir seperti cerminan dari penghentian ronde kelima yang dilakukan Matías atas Jeremias Ponce dari Argentina, yang mengakhiri sebuah pertarungan sengit di bulan Februari di Showtime, dimana Matías menerima banyak sekali pukulan sebelum membalikkan keadaan dan menghajar Ponce untuk merebut gelar yang masih kosong.

Baca Juga: Siapa Bisa Stop Jermall Charlo? Perpanjang Rekor Menang 33-0

Kali ini, Ergashev yang kidal memulai dengan cepat, mendorong Matías ke tali ring dengan sebuah pukulan kiri ke arah tubuh di awal ronde pertama, dimana ketiga juri memberikan ronde pembuka bagi Ergashev.

Ergashev terus mendaratkan pukulan yang tak terbalas pada ronde kedua, saat Matías berdiri tepat di depan Ergashev dan menyarangkan serangan terbaiknya. Namun Matías mulai mengendurkan serangannya pada ronde ketiga, saat ia mendaratkan serangkaian uppercut kiri dan melanjutkan dengan sebuah pukulan kiri ke arah tubuh yang melukai Ergashev pada akhir ronde. Matías, yang terlibat penuh dan menyerang lawannya, kembali melukai Ergashev pada ronde keempat dengan sepasang pukulan kanan yang menjepit Ergashev di tali ring.

Beberapa saat kemudian, Matías kembali menjepit Ergashev di pojok ring dan menyapunya dengan pukulan pada menit terakhir ronde keempat saat Ergashev, yang terlihat sangat kewalahan dan tak berdaya. Matías melepaskan 108 dari total 317 pukulan dengan persentase 34%, berbanding 44 dari 235 pukulan dan 19% untuk Ergashev, dengan 26 dari total pukulan Ergashev yang tersambung pada dua ronde pertama. Selama lima ronde, Matías mendaratkan 71 pukulan kuat dan 37 jab untuk melengkapi penampilan dominannya
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!