Jelang Hadapi Justin Gaetje, Khabib Nurmagomedov Ditawari Jadi Politisi
Kamis, 20 Agustus 2020 - 21:03 WIB
Dalam wawancara baru-baru ini, juara kelas ringan UFC itu mengungkapkan bahwa dia belum mempertimbangkan untuk berkarier di bidang politik. Ia ragu menjadi kandidat yang ideal untuk peran politik kunci mengingat latar belakangnya. (Baca juga : Merasa Masih Tangguh, Khabib Nurmagomedov Tak Punya Rencana Pensiun )
"Saya menganggap diri saya sebagai 3 dari 5 yang orang berpendidikan. Saya selama ini menghabiskan seluruh hidup di atas matras, gym dan oktagon. Untuk memimpin seluruh republik, ada begitu banyak hal yang dibutuhkan seorang spesialis," katanya dikutip Bloodyelbow, Kamis (20/8/2020). (Baca juga : Harapan Mayweather Dapat Duit Banyak Lawan Khabib Kandas, Sang Juara Menolak )
Pada 2018, Khabib Nurmagomedov dilaporkan pernah ditawari posisi sebagai asisten Vladimir Vasilyev, Kepala Republik Dagestan. Tawaran itu dibahas ketika Khabib Nurmagomedov bertemu dengan Kepala Dagestan untuk menerima penghargaan tertinggi di republik asalnya, Order of Merit untuk Republik Dagestan.
Vasilyev mengungkapkan selama upacara penghargaan bahwa ia ingin petarung itu bekerja sama untuk kepentingan Dagestan dan Rusia melalui kemajuan olah raga yang didedikasikan seumur hidupnya. Sebenarnya peran yang menggabungkan kecakapan olah raga Khabib Nurmagomedov dengan politik dalam negeri bisa dibilang realistis. Namua ia bersikeras bahwa ada orang yang dapat menjalankan republik lebih baik dari dirinya.
"Saya berusia 31 tahun dan saya tidak pernah bertanggung jawab atas apa pun. Saya tidak memiliki pengalaman dalam politik untuk memimpin apa pun. Kami memiliki banyak kandidat yang layak di republik kami. Percakapan ini akan selalu terjadi dan saya selalu memiliki sikap seperti ini," papar Khabib Nurmagomedov .
"Saya menganggap diri saya sebagai 3 dari 5 yang orang berpendidikan. Saya selama ini menghabiskan seluruh hidup di atas matras, gym dan oktagon. Untuk memimpin seluruh republik, ada begitu banyak hal yang dibutuhkan seorang spesialis," katanya dikutip Bloodyelbow, Kamis (20/8/2020). (Baca juga : Harapan Mayweather Dapat Duit Banyak Lawan Khabib Kandas, Sang Juara Menolak )
Pada 2018, Khabib Nurmagomedov dilaporkan pernah ditawari posisi sebagai asisten Vladimir Vasilyev, Kepala Republik Dagestan. Tawaran itu dibahas ketika Khabib Nurmagomedov bertemu dengan Kepala Dagestan untuk menerima penghargaan tertinggi di republik asalnya, Order of Merit untuk Republik Dagestan.
Vasilyev mengungkapkan selama upacara penghargaan bahwa ia ingin petarung itu bekerja sama untuk kepentingan Dagestan dan Rusia melalui kemajuan olah raga yang didedikasikan seumur hidupnya. Sebenarnya peran yang menggabungkan kecakapan olah raga Khabib Nurmagomedov dengan politik dalam negeri bisa dibilang realistis. Namua ia bersikeras bahwa ada orang yang dapat menjalankan republik lebih baik dari dirinya.
"Saya berusia 31 tahun dan saya tidak pernah bertanggung jawab atas apa pun. Saya tidak memiliki pengalaman dalam politik untuk memimpin apa pun. Kami memiliki banyak kandidat yang layak di republik kami. Percakapan ini akan selalu terjadi dan saya selalu memiliki sikap seperti ini," papar Khabib Nurmagomedov .
(bbk)
Lihat Juga :